--- / --- 00:00 WITA
Pola Licin
Narasi  

Pola Licin

Saya pernah punya teman. Orangnya hebat. Bicaranya memikat. Kalau sudah tampil di depan umum, semua mata tertuju padanya. Ia tampak begitu sempurna. Begitu peduli. Begitu…

Mosi Berujung Mati
Narasi  

Mosi Berujung Mati

Saya baru saja membaca dua lembar kertas yang nasibnya langit dan bumi. Satu lembar berisi jeritan soal integritas yang diinjak-injak. Satunya lagi soal angka rupiah…

Kartini dan Klik
Narasi  

Kartini dan Klik

Saya teringat obrolan di sebuah kedai kopi kecil, kemarin lusa. Di meja sebelah, dua anak muda sibuk dengan ponsel masing-masing. Mereka tertawa, tapi matanya tidak…

Tangis di Manado
Narasi  

Tangis di Manado

Saya sedang membayangkan wajah Mangihut Sinaga. Anggota Komisi III DPR RI itu. Dia berdiri di Manado, Kamis lalu. Di depan Kapolda dan Kepala BNNP Sulut….

Relasi Kuasa Jambi
Narasi  

Relasi Kuasa Jambi

Saya baru saja menyeruput kopi. Belum sempat habis, sebuah berita singgah di layar ponsel. Kabarnya dari Jambi. Kabar yang sebenarnya sudah sering kita dengar. Tapi…

Benteng yang Roboh
Narasi  

Benteng yang Roboh

Saya sedang minum kopi. Pagi-pagi benar. Di sebuah kedai kecil. Di pinggiran Jakarta. Tiba-tiba ponsel saya bergetar. Ada kabar dari Kejaksaan Agung. Isinya mengejutkan. Sekaligus…

Hantu di Menara Gading
Narasi  

Hantu di Menara Gading

Saya baru saja membaca sebuah catatan. Isinya bukan deretan angka atau data statistik yang membosankan. Isinya adalah kemarahan. Sebuah kesaksian yang terasa seperti tamparan keras…

Rumah yang Bocor
Narasi  

Rumah yang Bocor

Pagi tadi saya melihat seorang ibu. Ia duduk di pojok kafe. Matanya sembab. Ia menatap layar ponsel dengan tangan gemetar. Saya tidak berani bertanya. Tapi…

Jebakan Asap Bali
Narasi  

Jebakan Asap Bali

Saya melihat seorang ibu di pinggiran Denpasar sore tadi. Ia berdiri di depan tumpukan sampah yang mulai membusuk di depan rumahnya. Sudah lima hari plastik…

Kue yang Rakus
Narasi  

Kue yang Rakus

Saya sedang menyeruput kopi sore ini. Di sebuah warung kecil dekat kampus swasta. Penjualnya mengeluh. Bukan soal harga cabai. Tapi soal bangku-bangku kuliah yang kosong….

Salah Sangka ASN
Narasi  

Salah Sangka ASN

Saya sedang sarapan pecel. Di pinggir jalan. Di sebelah saya duduk seorang bapak. Seragamnya cokelat. Khas abdi negara. Ia tampak gelisah. Bukan karena sambal pecelnya…

Gajah di Tulungagung
Narasi  

Gajah di Tulungagung

Saya sedang menikmati kopi pagi. Kopinya pahit. Tanpa gula. Tiba-tiba ponsel saya bergetar hebat. Ada berita masuk dari Jawa Timur. Kabar itu datang dari Tulungagung….

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.