Beberapa hari lalu, saya bertemu kolega lama. Ia seorang profesor senior, wajahnya sering muncul di televisi sebagai komentator ahli. Orangnya lurus, kritis, dan tak takut…
Narasi
Dari Harapan Menjadi Ancaman: Mengapa Kita Selalu Terperangkap?
Saya melihat seorang anak kecil menangis kemarin sore. Bukan karena jatuh atau lapar, tapi karena handphone-nya mati. Benar-benar drama, bagi dia. “Kenapa tidak di-charge saja?”…
Benih Kebohongan dan Ledakan Kebenaran
Saya selalu takjub dengan cerita-cerita kecil di sekeliling kita. Pernah suatu pagi, saat jalan pagi di depan rumah, saya lihat ada retakan di aspal jalan….
Pemimpin Tukang Kebun, Bukan Tukang Klaim
Di sebuah kedai kopi yang riuh, saya melihat wajah seorang anak muda yang tadinya ceria berubah masam. Setelah saya tegur, dia bilang baru saja mengajukan…
Netralitas Itu Cuma Fiksi Sampah
Sore itu saya sedang santai di teras, minum kopi tanpa gula, ditemani keriuhan burung gereja. Saya lihat ada satu kejadian yang membuat dahi saya berkerut….
Ketika Keikhlasan Gugur di Kampus Sendiri
Minggu lalu, saya menonton sebuah film dokumenter lama. Tentang seorang kakek di desa yang masih menyimpan cangkul tua peninggalan ayahnya. Cangkul itu bukan sekadar besi…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

