--- / --- 00:00 WITA

Indonesia Jangan Jadi Pasar Teknologi Global

Anggota Panitia Kerja AI BKSAP DPR RI Galih Dimuntur Kartasasmita saat pertemuan dengan pelaku industri di Kantor NeutraDC Nxera, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (19/8/2026)

Lokapalanews.id | Batam – Anggota Panja AI BKSAP DPR RI Galih Dimuntur Kartasasmita mendorong pembentukan panitia khusus lintas komisi di DPR RI agar Indonesia membangun ekosistem kecerdasan artifisial secara mandiri di Batam, Rabu (19/8/2026). Dorongan tersebut disampaikan seusai pertemuan Panja AI BKSAP dengan pelaku industri di Kantor NeutraDC Nxera guna memastikan Indonesia tidak sekadar menjadi pasar atau pengguna teknologi global.

Galih menyatakan populasi yang besar serta tingginya pemanfaatan teknologi digital merupakan modal utama bagi Indonesia untuk mengembangkan industri AI secara menyeluruh dari hulu ke hilir. Menurutnya, rantai industri AI jauh lebih luas dari sekadar aplikasi publik, mencakup manufaktur chip, pusat data, pasokan energi dan air, infrastruktur pendukung, hingga sumber daya manusia. Oleh karena itu, penguasaan ekosistem ini dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku lokal di sektor perangkat keras maupun perangkat lunak.

Legislator dari Fraksi Partai Golkar tersebut mencontohkan fasilitas hyperscale data center NeutraDC Nxera di Batam, khususnya gedung BTM-1 yang telah mengantongi komitmen pelanggan penuh sebelum beroperasi. Meski demikian, ia menegaskan pembangunan pusat data memerlukan dukungan infrastruktur energi dan air yang besar di berbagai kawasan strategis lain di Tanah Air. Potensi tersebut harus diimbangi dengan kesiapan regulasi agar Indonesia dapat menjadi pemain utama di tingkat regional Asia Tenggara.

Lebih lanjut, karakteristik AI yang menyentuh seluruh sektor kehidupan membuat persoalan ini tidak lagi terbatas pada ranah digital semata, melainkan merambah bidang energi, industri, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi. Atas dasar itu, Anggota Komisi XI DPR RI dari Dapil Jawa Barat IX ini menilai BKSAP dapat menjadi penggerak awal untuk mendorong pembentukan Pansus lintas komisi di parlemen. Langkah legislatif tersebut dipandang krusial untuk menyelaraskan diri dengan perumusan kebijakan tata kelola teknologi nasional oleh pemerintah. *R101

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."