Lokapalanews.id | Jakarta – Emas batangan disulap menjadi serbuk hingga gel demi mengecoh petugas bandara. Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri membongkar dua jaringan penyelundupan emas ilegal lintas negara dengan tujuan Dubai dan Hong Kong di Jakarta Pusat, Jumat (28/08/2026).
Dua Kelompok Lintas Negara
Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni mengungkap keberadaan dua sindikat yang bermain di dalam negeri. Kelompok pertama mengalirkan emas ke Dubai. Kelompok kedua membidik pasar Hong Kong. Penyelidikan kini bergerak masif menguliti pihak-pihak lain yang terlibat. “Intinya adalah ada dua kelompok yang bermain di Indonesia. Kelompok yang mengekspor ke Dubai, yang kedua adalah ekspor ke Hong Kong,” tegas Irhamni di Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).
Modus Ubah Emas Jadi Gel
Penyidik Dittipidter sebelumnya meringkus dua warga negara India yang terlibat penyelundupan ke Dubai. Penggeledahan lanjutan menyingkap markas pengolahan khusus. Logam mulia dihancurkan menjadi serbuk. Cairan kimia mengubahnya menjadi gel. Muslihat licik ini dirancang demi meloloskan diri dari pindai sinar-X bandara. Rekayasa serupa ditemukan pada bengkel pemrosesan ilegal untuk jalur Hong Kong.
Perburuan Buronan Internasional
Jejak kejahatan meluas hingga kawasan Jakarta Utara. Aparat menyatroni rumah yang diduga kuat menjadi basis operasi warga negara China berinisial GCZ. Sejumlah pelaku memilih kabur melintasi batas negara sebelum borgol mengunci pergelangan tangan mereka. Bareskrim tidak tinggal diam. Perburuan buronan lintas teritorial digulirkan melalui jalur diplomasi kepolisian global. “Untuk yang sudah berhasil melarikan diri ke luar negeri, tentunya akan kami laksanakan kegiatan kerja sama internasional, baik dengan Interpol ataupun dengan Divisi Hubungan Internasional Polri,” ujar Irhamni. Bareskrim Polri memastikan pengembangan perkara terus bergulir untuk merontokkan akar jaringan hingga tuntas. *R103






