Lokapalanews.id | Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah menggandeng PT Bursa Efek Indonesia menggenjot kapasitas bisnis serta perluasan akses pendanaan lewat pasar modal melalui program RISE TO IPO 2026.
Rangkaian kegiatan bertajuk “Empowering Medium Enterprises to IPO” ini sukses merangkul 153 perusahaan di Surabaya, Makassar, dan Bandung. Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menyatakan program itu dirancang untuk mencetak perusahaan berstandar profesional, transparan, dan bervolume pendanaan luas.
“Melalui RISE TO IPO, pengusaha menengah mendapatkan pemahaman mengenai peluang pendanaan melalui pasar modal, manfaat go public, serta tahapan persiapan menuju Initial Public Offering,” kata Bagus di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Pendampingan merambah pembenahan aspek legal, tata kelola, hingga kekuatan finansial. Eksekusi program dimulai dari Surabaya pada 18 Juni 2026 dengan 50 peserta, berlanjut ke Makassar pada 16 Juli 2026 lewat keterlibatan 45 perusahaan, serta ditutup di Bandung pada 31 Agustus 2026 bersama 58 entitas.
Seluruh alumni roadshow kini menjalani proses kurasi ketat guna menyaring kelayakan menuju Intensive Bootcamp. Peserta terpilih bakal digembleng bersama praktisi pasar modal sebelum melangkah ke IDX Incubator 2027.
“Kami ingin membangun proses pembinaan yang berkelanjutan, sehingga perusahaan yang memiliki potensi dapat terus didampingi untuk memperkuat fundamental bisnisnya,” pungkas Bagus. *R102






