Lokapalanews.id | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Istana Merdeka. Pertemuan ini mengungkap dua poin penting yang disetujui Presiden yakni pembentukan Komisi Investigasi Independen terkait Prahara Agustus dan reformasi kepolisian.
Menurut mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, salah satu tuntutan utama GNB adalah pembentukan Komisi Investigasi Independen terkait “Prahara Agustus”. Presiden Prabowo menyetujui usulan ini, meskipun format detailnya akan disampaikan kemudian oleh pihak Istana.
Selain itu, GNB juga menyuarakan perlunya reformasi kepolisian. Usulan ini disambut baik oleh Presiden Prabowo, yang berjanji akan segera membentuk tim atau komisi khusus untuk tujuan tersebut, seperti yang diungkapkan oleh tokoh GNB Pdt. Gomar Gultom.
Pertemuan yang dihadiri pula oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan tokoh senior Quraish Shihab ini, dinilai memperkuat optimisme terhadap masa depan bangsa. Presiden Prabowo juga setuju untuk membebaskan para aktivis, mahasiswa, dan pelajar yang masih ditahan agar dapat melanjutkan pendidikan mereka.
DPR Desak Roadmap Pemberantasan KKB Papua
Perkuat Aset Negara, KPK Tarik 12 Jaksa
RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan
Enam Tersangka Live Streaming Pornografi Diringkus
Bareskrim Terapkan Moratorium Konflik Agraria
BGN Tutup Ribuan Dapur MBG
PPATK Ungkap Ribuan Pegawai Kemensos Main Judol
Awas “Abuse of Power” di RUU Perampasan Aset
Secara keseluruhan, pertemuan ini menunjukkan keterbukaan Presiden Prabowo dalam berdialog dengan berbagai elemen masyarakat. *R104






