Advertisement
--- / --- 00:00 WITA
Ragam  

Anggaran Rp10 Triliun Perkuat Kampung Nelayan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan keterangan pers terkait target peningkatan Nilai Tukar Nelayan di Jakarta, Selasa (15/9/2026). (Dok. Kemenko Pangan)

Lokapalanews.id | Jakarta – Pemerintah mematok target ambisius mendongkrak Nilai Tukar Nelayan (NTN) dari level 103 menjadi 120 pada tahun 2026 demi memangkas jurang kesenjangan kesejahteraan dengan sektor pertanian.

Padahal, Nilai Tukar Petani (NTP) saat ini sudah berada di angka 129. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut selisih itu memperlihatkan kerentanan ekonomi nelayan yang terancam merugi. “Kalau pertanian itu 129, pokok 100 dia bisa untung 29 lebih, 29 persen, tapi kalau nelayan 100 untungnya 3 persen, yang bangkrut, bukan untung, rugi,” ujar Zulkifli di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Advertisement

Negara turun tangan. Langkah taktis ditempuh lewat percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Saat ini, 65 kawasan telah berdiri kokoh dan 35 titik tambahan segera disusul pengerjaannya.

Kawasan tersebut bukan sekadar hunian pesisir. Fasilitas ekonomi lengkap disuntikkan ke dalam program ini, mulai dari balai lelang, akses kapal, cold storage, bengkel, pabrik es, hingga Stasiun Pengisian Bahan bakar Nelayan (SPBN). Rantai pasok perikanan wajib berputar kencang.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bahkan mematok target masif pembangunan 1.269 KNMP sepanjang 2026. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merinci target jangka panjang hingga 5.000 kampung nelayan rampung pada 2029. Porsinya dibagi bertahap: 1.269 titik pada 2026, masing-masing 1.000 titik pada 2027 dan 2028, serta sisanya dituntaskan 2029.

Kebutuhan dana tahun ini menelan anggaran hingga Rp10 triliun. Alokasi ini disesuaikan dengan fungsi wilayah. Titik hub menyerap Rp8 miliar sampai Rp11 miliar, sementara zona penyangga di kisaran Rp3 miliar hingga Rp5 miliar.

Perluasan kantong ekonomi tidak berhenti di situ. Pemerintah menyiapkan budi daya perikanan tematik di 40.000 lokasi serta merevitalisasi 6.000 tambak terbengkalai di kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura). Zulkifli menegaskan seluruh program ini dikawal lintas kementerian bersama unsur TNI demi mendongkrak pendapatan masyarakat pesisir secara masif. *R102

Advertisement
Baca juga:  Dewan Pers: Polri Kian Terbuka dan Hargai UU Pers
Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."
Advertisement