Narasi  

Saya duduk di sebuah warung kopi kecil di Denpasar. Pagi itu biasa saja. Kopi panas. Obrolan santai. Di meja sebelah, dua orang bicara agak serius….

Nama yang Berat
Narasi  

Nama yang Berat

Saya teringat obrolan di sebuah warung kopi pinggiran. Di sana, seorang kakek bercerita tentang masa mudanya. Tentang bagaimana ia harus bersembunyi di hutan. Hanya untuk…

Jargon dan Bau Busuk
Narasi  

Jargon dan Bau Busuk

Saya mengelus dada membaca laporan itu. Ada sebuah kampus pusatnya kaum intelektual yang jargonnya luar biasa mentereng. Kebangsaan. Pancasila. Jiwa Semangat Nilai (JSN) ’45. Kurang…

Kampus dan Kanker Nurani
Kolom  

Kampus dan Kanker Nurani

Saya baru saja minum kopi. Pahit. Seperti kenyataan yang selalu harus kita telan setiap hari. Pahitnya bukan karena kopinya kurang gula. Pahitnya karena teringat sebuah…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.