Lokapalanews.id | Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid mendesak dunia internasional menjatuhkan sanksi keras kepada Israel setelah pembebasan 428 aktivis kemanusiaan dari 45 negara.
Para aktivis yang tergabung dalam komunitas Global Shumud Flotilla II tersebut sempat ditangkap saat membawa bantuan ke Gaza. Di antara ratusan relawan yang dibebaskan, terdapat sembilan warga negara Indonesia termasuk empat jurnalis di dalamnya.
Politisi Fraksi PKS itu mengapresiasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia karena berhasil melakukan diplomasi tanpa harus memiliki hubungan bilateral dengan Israel. Pemerintah memanfaatkan koordinasi efektif bersama sejumlah negara sahabat seperti Turki, Mesir, dan Yordania.
Pria yang akrab disapa HNW ini mengingatkan kementerian untuk mengawal proses pemulangan sembilan aktivis Indonesia sampai ke rumah masing-masing. Indonesia diharapkan memimpin gerakan diplomasi global memanfaatkan momentum posisinya sebagai Ketua Dewan HAM PBB saat ini.
Pemerintah perlu menggalang kekuatan bersama 44 negara lain yang warganya menjadi korban penahanan demi mengupayakan langkah hukum internasional. HNW juga mengutuk tindakan menteri keamanan Israel yang merendahkan martabat para relawan hingga memicu kecaman luas dari berbagai negara.
Insiden ini dinilai menjadi refleksi bagi masyarakat dunia mengenai kekejaman tersembunyi terhadap ribuan tahanan Palestina. HNW berharap momentum pembebasan relawan menjadi pembuka jalan bagi kemerdekaan warga Palestina yang ditahan secara semena-mena. *R101






