Lokapalanews.id | Yogyakarta – Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) bersiap menggelar webinar nasional bertajuk peningkatan daya saing dan peluang karir profesional melalui sertifikasi internasional guna menghadapi tantangan masif di era Artificial Intelligence (AI) pada Sabtu (9/5) mendatang. Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas pergeseran kebutuhan industri global yang kini tidak lagi hanya mengandalkan ijazah formal semata, melainkan juga menuntut validasi keahlian teknologi tingkat tinggi.
Kehadiran kecerdasan buatan telah mengubah lanskap dunia kerja secara fundamental, sehingga menuntut mahasiswa maupun praktisi untuk melakukan peningkatan keterampilan atau upskilling secara berkelanjutan. I Wayan Ordiyasa, salah satu pakar yang dijadwalkan mengisi sesi tersebut, akan membedah secara mendalam mengenai pemanfaatan teknologi AI dalam bidang pendidikan dan dunia kerja. Menurutnya, integrasi AI bukan lagi sekadar pilihan teknis, melainkan kebutuhan primer untuk menjaga efisiensi dan relevansi di pasar kerja yang kian kompetitif dan serba digital.
Di sisi lain, aspek penguasaan perangkat lunak pendukung tetap menjadi fondasi yang tidak boleh diabaikan dalam ekosistem profesional modern. Ahmad Sahal menekankan bahwa keahlian Microsoft Office tetap menjadi kompetensi wajib yang harus dikuasai secara mendalam oleh para pencari kerja sebelum melangkah ke jenjang sertifikasi yang lebih spesifik atau kompleks.
Ragowo Riantory menambahkan, perspektif mengenai urgensi nilai tambah yang ditawarkan oleh sertifikat bertaraf internasional. Sertifikasi tersebut dipandang sebagai “paspor” yang mampu memberikan kepercayaan lebih bagi pemberi kerja terhadap kapabilitas teknis individu, terutama dalam menyaring talenta-talenta terbaik yang siap diterjunkan langsung ke proyek-proyek strategis.
Kegiatan yang didukung oleh Trust Unified Systems ini ditargetkan menyasar mahasiswa, alumni, serta para pendidik yang ingin memperbarui wawasan digital mereka. Bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), partisipasi dalam agenda ini menjadi sebuah kewajiban untuk melengkapi portofolio akademik mereka.
Pihak penyelenggara memastikan bahwa akses pendaftaran masih dibuka hingga batas waktu terakhir pada 8 Mei 2026 pukul 17.00 WIB melalui kanal daring resmi. Peserta yang mengikuti rangkaian acara secara penuh dijanjikan akan memperoleh e-sertifikat sebagai bukti partisipasi dalam upaya penguatan literasi digital nasional di tengah gelombang otomatisasi.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan resmi yang telah disediakan oleh sekretariat panitia yakni https://bit.ly/webinarunriyo di bawah koordinasi Ibu Yudianingsih. Mengingat kuota yang disediakan terbatas, antusiasme peserta diharapkan dapat terakomodasi dengan baik demi terciptanya sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di panggung ekonomi digital global. *R107






