--- / --- 00:00 WITA

Prabowo Tiba di Moskow, Fokus Garap Kerja Sama Energi dengan Putin

Presiden RI Prabowo Subianto disambut oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Andrey Rudenko saat tiba di Bandara Vnukovo-2, Moskow, Senin (13/4/2026), untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin.

Lokapalanews.id | Moskow – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Bandara Vnukovo-2, Moskow, Federasi Rusia, Senin (13/4/2026) pagi waktu setempat, dalam rangkaian kunjungan kerja strategis guna memperkuat hubungan bilateral dan memperluas kemitraan di sektor energi dengan Negeri Beruang Merah tersebut.

Pesawat kepresidenan mendarat tepat pukul 07.45 waktu setempat, di mana Kepala Negara langsung disambut dengan upacara kenegaraan di bawah tangga pesawat. Jajaran pejabat tinggi Rusia, termasuk Wakil Menteri Luar Negeri Andrey Rudenko dan Direktur Protokol Negara Igor Bogdashev, turut menyambut kedatangan mantan Menteri Pertahanan tersebut bersama Duta Besar RI untuk Federasi Rusia Jose Tavares.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Agenda utama kunjungan ini adalah pertemuan tatap muka antara Presiden Prabowo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan dua pemimpin negara ini dipandang sebagai momentum krusial bagi Indonesia untuk mengamankan ketahanan energi nasional dan menjajaki investasi pada sektor-sektor prioritas lainnya di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks.

Pemerintah Indonesia secara konsisten memandang Rusia sebagai mitra ekonomi yang signifikan, terutama dalam mendukung stabilitas pertumbuhan domestik. Diplomasi aktif ini merupakan bagian dari upaya Jakarta untuk membangun jaringan kemitraan yang saling menguntungkan dengan kekuatan ekonomi dunia, dengan tetap berpegang teguh pada prinsip kepentingan nasional.

Kunjungan ke Moskow ini juga melibatkan sejumlah menteri kunci yang menunjukkan keseriusan kerja sama teknis. Presiden didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang telah bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sejak Minggu malam.

Selain isu energi, kedua kepala negara diperkirakan akan membahas stabilitas ekonomi global dan isu-isu strategis kawasan yang menyangkut kepentingan kedua negara. Langkah diplomasi ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia yang aktif dan konstruktif di panggung internasional, tanpa melepaskan identitas politik luar negeri yang bebas aktif.

Baca juga:  UU Kepariwisataan Baru Sah, Ubah Industri Jadi Ekosistem Holistik

Partisipasi aktif Presiden di panggung global melalui kunjungan ke Rusia ini diharapkan dapat membawa hasil nyata bagi pembangunan infrastruktur energi dan penguatan sektor pertahanan. Fokus pemerintah saat ini tetap pada akselerasi kerja sama ekonomi yang mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat di tanah air. *R101

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."