--- / --- 00:00 WITA

Pemerintah Kucurkan Ratusan Miliar untuk Pemulihan Bencana Sumatera

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan keterangan pers terkait progres penyaluran dana bantuan dan kesiapan pembangunan hunian tetap bagi pengungsi di Sumatera.

Lokapalanews.id | Pemerintah pusat resmi menyalurkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp268 miliar kepada tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera pada Jumat, 19 Desember 2025. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menegaskan bahwa dana tersebut telah diterima sepenuhnya oleh pemerintah daerah guna mempercepat penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur dasar yang sempat mengalami stagnasi.

Selain anggaran pusat, tercatat bantuan lintas daerah senilai Rp48 miliar turut mengalir melalui dukungan asosiasi pemerintah kabupaten. Secara manajerial, kendala birokrasi dalam pemulihan hak warga disiasati dengan penerjunan sembilan tim Direktorat Jenderal Dukcapil ke wilayah terdampak sejak 10 Desember lalu. Langkah ini diambil untuk mengatasi malfungsi layanan administrasi akibat hilangnya dokumen kependudukan warga tanpa pungutan biaya.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Fokus pemulihan jangka menengah akan dititikberatkan pada pembangunan 2.600 unit hunian tetap (huntap) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menariknya, proyek ini menggunakan skema dukungan non-APBN dari berbagai yayasan untuk menutupi keterbatasan fiskal daerah. Pelaksanaan groundbreaking dijadwalkan berlangsung Sabtu besok di wilayah Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan guna memastikan warga segera mendapatkan tempat tinggal layak.

Mengenai kerusakan kantor desa, pemerintah pusat melakukan audit fungsional untuk memetakan kemampuan keuangan daerah. Tito menegaskan bahwa kementerian akan mengambil alih perbaikan jika kapasitas manajerial dan anggaran lokal tidak memadai, sementara kerusakan berat akan didelegasikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Hal ini dilakukan guna menjamin keberlangsungan roda pemerintahan di tingkat paling bawah pascabencana. *R104

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."
Baca juga:  Konflik Timur Tengah Memanas, KTT D-8 Jakarta Resmi Ditunda