Lokapalanews.id | Bogor – Wakil Rektor 1 IPB University, Deni Noviana, menegaskan algoritma media sosial saat ini telah mendikte masyarakat dalam menggunakan ruang digital. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan baru karena sistem algoritma dirancang untuk kepentingan komersial yang cenderung mengabaikan keberagaman sudut pandang.
Deni menjelaskan realitas media sosial telah bergeser dari sekadar alat komunikasi menjadi ruang budaya serta sarana pembentukan identitas, khususnya bagi generasi muda. Fenomena viralitas di platform digital kini menjadi tantangan yang harus dihadapi masyarakat modern.
Pernyataan itu disampaikan Deni dalam acara Roadshow dan Peluncuran Buku karya Andi Ilham Paulangi berjudul Demokrasi Digital: Viralitas, Algoritma, dan Suara Gen Z di Auditorium Andi Hakim Nasution, IPB University, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).
Deni menyatakan algoritma media sosial dirancang untuk tujuan komersial dan hanya mendengar suara satu pihak saja, sehingga berisiko memusuhi pandangan yang berbeda. Menanggapi fenomena tersebut, ia menilai Generasi Z memiliki kekuatan besar dalam membentuk arah peradaban masa depan.
IPB University berkomitmen menyiapkan lulusan dengan daya pikir kritis agar tidak terjebak dalam arus algoritma digital dan mampu mewujudkan ekosistem ruang digital yang lebih sehat.
Kegiatan peluncuran buku tersebut dipandu oleh Direktur Eksekutif Nagara Institute, Akbar Faizal. Acara ini merupakan bagian dari program edukasi nasional yang didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa IPB University periode 2025/2026. *R105






