--- / --- 00:00 WITA
Lupa Darah Bali
Narasi  

Lupa Darah Bali

Saya baru saja mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai. Bandara itu megah. Arsitekturnya indah. Patung besarnya gagah. Tapi ada yang mengganjal di hati saya. Tiap…

Pejuang atau Perusak?
Narasi  

Pejuang atau Perusak?

Pagi itu udara Sanur terasa beda. Lebih segar. Mungkin karena pikiran saya sedang tidak di Jakarta. Saya sedang duduk di sebuah forum investasi. Namanya mentereng:…

Dua Kali Lipat
Narasi  

Dua Kali Lipat

Saya baru saja membaca kabar dari Tangerang. Tepatnya dari Pasar Kemis. Daerah yang biasanya panas, berdebu, dan penuh sesak oleh ribuan buruh pabrik. Tapi kali…

Si Paling Benar
Narasi  

Si Paling Benar

Saya baru saja menutup telepon. Dari seorang dosen senior. Suaranya gemetar. Bukan karena usia. Tapi karena menahan geram. Dia baru saja keluar dari ruang rapat….

Bau di Kantor
Narasi  

Bau di Kantor

Saya baru saja kembali dari perjalanan singkat. Melewati sebuah gedung perkantoran besar. Gedungnya megah. Halamannya luas. Desainnya modern. Harusnya, di sana tempat profesional bekerja. Tempat…

Kampus Bukan Penjara
Narasi  

Kampus Bukan Penjara

Di kampus, orang pikir isinya cuma diskusi intelektual. Isinya orang-orang beradab. Kenyataannya? Sering kali lebih ngeri dari korporat. Saya punya teman dosen. Muda, progresif, pintar….

Kampus Rasa Kerajaan
Narasi  

Kampus Rasa Kerajaan

Saya baru saja menyeruput kopi pahit. Rasanya pas dengan kabar yang masuk ke ponsel saya. Kabar soal sebuah kampus swasta. Kampusnya mentereng. Tapi isinya? Ternyata…

Pecat Lalu Sikat
Narasi  

Pecat Lalu Sikat

Saya teringat obrolan dengan seorang teman lama. Dia pengusaha sukses. Katanya, kalau mau menghancurkan rumah, jangan pakai palu. Pakai saja rayap. Biarkan mereka makan fondasinya…

Fitnah Lebih Seksi
Narasi  

Fitnah Lebih Seksi

Saya baru saja menyeruput kopi sore ini. Pahit. Persis seperti kabar yang mampir di meja saya. Ada seorang dosen. Kita sebut saja namanya John. Dia…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.