Lokapalanews.id | Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengambil langkah serius untuk memastikan integritas program Satu Data Indonesia (SDI). Kualitas dan akuntabilitas data yang terhimpun menjadi fokus utama, demi kelancaran transformasi digital pemerintahan.
Untuk menjamin data SDI tetap akurat dan mutakhir, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) membentuk sebuah tim internal khusus. Tim ini akan bertugas mengawal dan memastikan data yang dikelola SDI memenuhi standar tertinggi.
“Kami telah menyiapkan tim dari Kemkomdigi untuk memperkuat kinerja Satu Data Indonesia,” jelas Meutya saat menghadiri Rapat Dewan Pengarah SDI 2025 di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta Pusat.
Tim khusus ini terdiri dari jajaran direktur strategis Kemkomdigi, yang mencakup Direktur Strategi dan Kebijakan Teknologi Pemerintahan Digital, Direktur Infrastruktur, Direktur Aplikasi, serta tim keamanan data dari Direktorat Pengawasan dan Pengendalian Ruang Digital.
Menurut Meutya, tim ini akan fokus meningkatkan ketersediaan, kualitas, dan keamanan data SDI. “Data SDI harus mudah dibagipakai, dan yang terpenting, harus menjunjung tinggi perlindungan data pribadi,” tegasnya.
Selain membentuk tim internal, Meutya juga mengajak seluruh instansi pusat dan pemerintah daerah untuk aktif memperbarui data yang mereka kelola di SDI. Menurutnya, peran aktif setiap instansi sangat krusial agar SDI menjadi rujukan data nasional yang kredibel.
Kemkomdigi berkomitmen penuh untuk terus mendukung SDI, menjadikannya fondasi utama bagi transformasi digital pemerintahan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. *R104






