Lokapalanews.id | Medan – Komisi X DPR RI mendesak penyempurnaan sistem Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru agar tercipta iklim yang lebih berkeadilan bagi perguruan tinggi negeri, swasta, perguruan tinggi keagamaan, serta Universitas Terbuka.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan Panitia Kerja SPMB bersama pemangku kepentingan pendidikan tinggi di Universitas Sumatera Utara, Medan, Jumat (26/6/2026).
Kurniasih menjelaskan salah satu aspirasi utama berasal dari perguruan tinggi swasta yang menyoroti durasi masa penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri. Masa penerimaan yang panjang dinilai memengaruhi proses rekrutmen mahasiswa di perguruan tinggi swasta.
Ia menegaskan kondisi tersebut tidak mengartikan perguruan tinggi swasta hanya menjadi pilihan alternatif bagi calon mahasiswa yang tidak lolos di perguruan tinggi negeri. Banyak perguruan tinggi swasta di Indonesia saat ini memiliki kualitas pendidikan, fasilitas, serta reputasi yang baik dan menjadi pilihan utama calon mahasiswa.
Komisi X memandang dinamika antara perguruan tinggi negeri dan swasta harus menjadi poin evaluasi utama dalam penyempurnaan sistem SPMB. Sistem yang dibangun diharapkan mampu memberikan ruang berkembang yang seimbang bagi seluruh penyelenggara pendidikan tinggi di Indonesia.
Saat ini, Panitia Kerja SPMB Komisi X DPR RI tengah menghimpun data dan masukan melalui serangkaian kunjungan kerja serta rapat dengar pendapat umum. Melibatkan akademisi, pakar pendidikan, tokoh masyarakat, hingga perguruan tinggi negeri berbadan hukum, seluruh data tersebut akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi perbaikan.
Kurniasih menyatakan hasil evaluasi tersebut ditargetkan mampu mewujudkan sistem SPMB yang lebih baik dan berkeadilan pada 2027 mendatang. Harapannya, sistem baru ini nantinya mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh pihak, termasuk calon mahasiswa. *R104






