--- / --- 00:00 WITA
Ragam  

Strategi Korlantas Hadapi Puncak Arus Balik Nataru

Korlantas Polri mulai memperkuat skema rekayasa lalu lintas seiring dengan meningkatnya volume kendaraan pada periode arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Lokapalanews.id | Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai memperkuat skema rekayasa lalu lintas seiring dengan meningkatnya volume kendaraan pada periode arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Peningkatan arus menuju Jakarta terpantau mulai bergerak secara bertahap sejak akhir pekan lalu.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, mengonfirmasi bahwa pergerakan kendaraan dari arah Jawa dan Bandung menuju ibu kota sudah terlihat sejak Sabtu. Sebagai langkah antisipasi awal, pihak kepolisian telah menerapkan sejumlah rekayasa di ruas Tol Jakarta–Cikampek, tepatnya mulai dari KM 70, KM 65, hingga KM 47.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Meskipun arus lalu lintas diperkirakan sempat melandai pada Senin, Korlantas memprediksi lonjakan volume kendaraan akan kembali terjadi menjelang akhir pekan ini. “Potensi kenaikan arus kendaraan diprediksi terjadi pada Jumat, Sabtu, dan Minggu,” ujar Faizal setelah memimpin rapat koordinasi di Command Center KM 29, Senin (29/12/2025).

Koordinasi Lintas Wilayah

Guna memastikan kelancaran lalu lintas, Korlantas Polri melakukan sinkronisasi strategi dengan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) dari tujuh Polda prioritas serta wilayah lainnya melalui sambungan daring. Fokus utama koordinasi ini mencakup langkah pengendalian arus dan pengawasan terhadap pembatasan operasional kendaraan angkutan barang sumbu tiga.

Faizal menekankan bahwa seluruh kebijakan di lapangan harus dilaksanakan dengan pendekatan yang persuasif dan humanis, sesuai dengan arahan Kakorlantas Polri. Selain jalur arteri dan tol, aparat kepolisian juga memberikan perhatian khusus pada titik-titik menuju kawasan wisata dan pantai yang diprediksi akan dipadati pengunjung selama sisa masa liburan.

Antisipasi Malam Tahun Baru

Menjelang pergantian tahun, Korlantas tetap menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas meskipun kegiatan pesta kembang api tidak diperkenankan. Sosialisasi kepada masyarakat dilakukan lebih awal agar para pengguna jalan dapat merencanakan perjalanan mereka dan menghindari titik-titik penumpukan kendaraan.

Baca juga:  Era Digital, Kemkomdigi Ingatkan Reputasi Runtuh Akibat Potongan Informasi

Berdasarkan analisis data, puncak arus balik gelombang kedua diperkirakan jatuh pada tanggal 2, 3, dan 4 Januari 2026. Hal ini seiring dengan berakhirnya masa libur masyarakat yang akan mulai kembali beraktivitas normal pada Senin, 5 Januari 2026. Kepolisian mengimbau pengendara untuk terus memantau informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas melalui kanal resmi agar perjalanan tetap aman dan efisien. *R105

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."