--- / --- 00:00 WITA

DPR Dukung Satgas Rehabilitasi Pascabencana Sumatra Bentukan Prabowo

Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin.

Lokapalanews.id | Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra. Satgas ini dinilai strategis untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan penanganan logistik di wilayah terdampak banjir.

Syafiuddin menekankan bahwa pembentukan Satgas merupakan kebutuhan mendesak guna mengintegrasikan koordinasi antarkementerian dan lembaga. Menurutnya, hambatan birokrasi harus dipangkas agar penanganan di lapangan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

“Pembentukan Satgas ini sangat penting agar penanganan pascabencana bisa dilakukan secara cepat dan terintegrasi. Koordinasi antarlembaga akan berjalan lebih efektif,” ujar Syafiuddin dalam keterangan resminya, Rabu (17/12/2025).

Kondisi lapangan di beberapa titik di Sumatra saat ini dilaporkan masih memprihatinkan. Syafiuddin menyoroti masih adanya wilayah yang terisolasi akibat kerusakan masif pada akses jalan dan jembatan. Hal ini menyebabkan distribusi bantuan pangan dan kebutuhan pokok bagi pengungsi menjadi terhambat.

Politisi dari Fraksi PKB ini meminta agar Satgas bekerja secara taktis dan responsif dalam memulihkan aksesibilitas wilayah. Ia mendesak para pejabat terkait untuk segera mengambil keputusan strategis tanpa menunda-nunda proses administrasi, mengingat kondisi darurat yang dihadapi warga.

“Masih banyak wilayah terisolasi karena jalan dan jembatan putus. Keselamatan serta pemulihan kehidupan masyarakat terdampak harus menjadi prioritas utama,” tegasnya. Dukungan legislatif ini diharapkan memperkuat landasan operasional Satgas dalam melakukan normalisasi infrastruktur di Pulau Sumatra secara menyeluruh. *R102

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."
Baca juga:  Bendera One Piece bukan Simbol Separatis