--- / --- 00:00 WITA
Ragam  

Kemenpar dan Kemenkes Satukan Program Kembangkan Wisata Kesehatan

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat sinergi program dan kegiatan untuk mendorong pengembangan wisata kesehatan di Indonesia. Kolaborasi strategis ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Jumat (21/11).

Lokapalanews.id | Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat sinergi program dan kegiatan untuk mendorong pengembangan wisata kesehatan di Indonesia. Kolaborasi strategis ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Jumat (21/11).

Menteri Pariwisata Widiyanti menegaskan kerja sama ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pariwisata. Tujuannya adalah menghadirkan wisata kesehatan yang berkualitas, berkesinambungan, dan berdaya saing.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Indonesia memiliki potensi besar dalam wisata kesehatan, seiring dengan fakta bahwa sekitar 2 juta Warga Negara Indonesia (WNI) setiap tahunnya melakukan wisata medis ke luar negeri. Kondisi ini menyebabkan potensi kebocoran devisa mencapai 6 miliar dolar AS per tahun.

“Peluang ini menjadi ruang strategis bagi Indonesia untuk menyediakan layanan kelas dunia di dalam negeri, sekaligus memperkuat ekosistem layanan kesehatan nasional,” ujar Widiyanti.

Sementara itu, pada sektor wellness tourism, Indonesia memiliki kekuatan dari tradisi herbal, praktik pemulihan tubuh dan pikiran, serta keragaman alam. Nilai pasar wellness Indonesia tercatat mencapai 56,4 miliar dolar AS dengan pertumbuhan $6,65$ persen pada 2019–2023. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai pasar terbesar di Asia Tenggara.

MoU tersebut akan menjadi dasar kolaborasi pada berbagai bidang, meliputi penyusunan kebijakan, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), pertukaran data, pengembangan investasi dan pemasaran layanan kesehatan, hingga pembentukan kelompok kerja pariwisata kesehatan.

Kemenpar menargetkan penyusunan peta jalan (roadmap) wisata kesehatan yang lebih terarah serta pembentukan kelompok kerja lintas sektor. Kedua kementerian juga akan memperkuat kurasi dan promosi layanan, penetapan standar pelayanan, dan pengembangan produk prioritas. Selain itu, Kemenpar akan meningkatkan kompetensi SDM melalui pelatihan hospitality bagi tenaga kesehatan, serta pelatihan first aid bagi pemandu wisata.

Baca juga:  DPR Soroti Lambatnya Penanganan Korban Bencana Aceh

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi penguatan kerja sama ini dan optimis bahwa integrasi pariwisata dan kesehatan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi upaya pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi $8$ persen. *R104

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."