--- / --- 00:00 WITA

Demi Indonesia Emas 2045, Kemdiktisaintek Ajak Pegawai “Satu Suara, Satu Rasa, Satu Kinerja”

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, saat memberikan apresiasi kepada pegawai berprestasi di lingkungan Kemdiktisaintek dalam acara "Sesjen Menyapa", Selasa (26/8/2025).

Lokapalanews.id | Jakarta – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat budaya kerja internal dengan semangat “Satu Suara, Satu Rasa, Satu Kinerja” sebagai fondasi untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Hal ini diungkapkan dalam acara “Sesjen Menyapa” yang digelar di Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Acara tersebut dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, yang sekaligus menyerahkan apresiasi kepada pegawai berprestasi. Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun nilai kebersamaan dan kepedulian di kalangan aparatur.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

“Melalui kegiatan ini saya ingin bisa melihat refleksi dari kinerja kita, agar kita bisa berusaha untuk menjadi lebih baik,” ujar Togar. “Kerja sama membuat semua lebih ringan.”

Togar menambahkan, acara ini menjadi wadah penting untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antara pimpinan dan staf dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi, riset, dan teknologi. Semangat gotong royong ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital dan meningkatkan pelayanan publik.

Kebijakan “Diktisaintek Berdampak” yang diusung oleh kementerian sejalan dengan agenda ini, yakni untuk memastikan program dan kebijakan yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Dengan fondasi kerja yang harmonis dan inklusif, Kemdiktisaintek optimis dapat menghasilkan terobosan yang mampu menjawab tantangan dan meningkatkan daya saing pendidikan tinggi Indonesia di kancah global. *R104

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."
Baca juga:  Digitalisasi Manajemen, IKBMY Gandeng Universitas Respati Yogyakarta