--- / --- 00:00 WITA
Ekbis  

E-Commerce RI Melonjak: Fesyen Mendominasi, AOV Naik

Sektor e-commerce Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan pada Agustus 2025, dipicu oleh meningkatnya minat konsumen dan agresifnya promo musiman.

Lokapalanews.id | Jakarta – Sektor e-commerce Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan pada Agustus 2025, dipicu oleh meningkatnya minat konsumen dan agresifnya promo musiman. Data yang dirilis Mitgo, raksasa MarTech regional melalui platform afiliasinya, Admitad, mencatat lebih dari 200.000 transaksi hanya dalam satu minggu pelaporan. Kinerja ini membukukan pertumbuhan dua digit pada berbagai metrik utama, menegaskan bahwa belanja online di Indonesia kini memasuki fase ekspansi besar.

Dibandingkan periode sebelumnya tahun ini, performa industri e-commerce mencatatkan kenaikan impresif: tingkat klik dan konversi naik 18%, sementara Gross Merchandise Value (GMV) meningkat 20%. Nilai rata-rata belanja per pesanan (Average Order Value/AOV) juga naik dari USD 16,50 menjadi USD 17,00, mengindikasikan bahwa konsumen berani berbelanja dengan nilai yang lebih besar.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Secara tahunan (Year-on-Year), momentum positif ini tetap kuat: pesanan naik 12%, GMV naik 17%, dan pendapatan publisher (pemasar berbasis kemitraan) bertambah 15%. Kenaikan komisi untuk publisher sebesar 19% juga membuktikan efektivitas pemasaran berbasis kemitraan dalam menarik konsumen.

Fesyen Tetap Raja, Olahraga Paling Cepat Tumbuh

Dalam hal kategori produk, fesyen (fashion) tetap menjadi segmen yang paling dominan, menyumbang 27% dari seluruh total pesanan.

Namun, analis Mitgo mencatat pergeseran menarik dalam tren belanja. Tiga kategori dengan pertumbuhan tercepat dibandingkan periode normal tahun ini adalah:

  1. Olahraga & Hiburan (+19%)
  2. Fesyen (+18%)
  3. Rumah Tangga (+14%)

Kategori produk teratas lainnya adalah produk rumah tangga (18%), olahraga & hiburan (12%), elektronik (10%), kecantikan & perawatan diri (7%), mainan & hobi (5%), dan produk otomotif (4%).

Neha Kulwal, Managing Director Mitgo APAC, menilai tren ini menunjukkan perubahan perilaku konsumen. “Peningkatan minat pada kategori fesyen dan olahraga menandakan adanya perubahan perilaku konsumen. Konsumen Indonesia semakin mengandalkan belanja online karena menawarkan lebih banyak pilihan dan kenyamanan,” kata Neha.

Baca juga:  Waspada Jebakan Promo Palsu Akhir Tahun

Secara regional, kota-kota metropolitan seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Bekasi, dan Medan masih memimpin dalam jumlah pesanan. Namun, data menunjukkan bahwa adopsi belanja online kini semakin luas menjangkau segmen konsumen di luar pusat kota besar.

Hal ini memperkuat peran penting pemasaran berbasis kemitraan (partner marketing) dalam memaksimalkan hasil kampanye digital dan meningkatkan keterlibatan konsumen di pasar e-commerce yang kian kompetitif. *R104

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."