--- / --- 00:00 WITA

Purbaya Ajukan Anggaran 2027 Rp49,8 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan paparan usulan pagu anggaran dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (7/9/2026).

Lokapalanews.id | Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pagu anggaran Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp49,80 triliun dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (7/9/2026).

Anggaran jumbo tersebut digelontorkan untuk mengamankan stabilitas fiskal.

Purbaya memaparkan, alokasi dana itu dirancang presisi demi menopang tugas pengelolaan keuangan negara serta menggenjot transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pagu Anggaran Kementerian Keuangan TA 2027 diusulkan sebesar Rp49,801 triliun,” ujar Purbaya di hadapan para legislator.

Bedah alokasi menunjukkan dominasi sektor pelayanan publik. Sektor ini menerima porsi terbesar senilai Rp45.504.233.048.000 guna memastikan efektivitas birokrasi serta mutu pelayanan kepada masyarakat.

Sisa dana dialirkan secara proporsional ke pos lain. Fungsi pendidikan mendapat jatah Rp3.996.451.004.000, sementara fungsi ekonomi dialokasikan sebesar Rp300.440.932.000 untuk memperkuat pergerakan pasar nasional.

Pemerintah menuntut kualitas perencanaan belanja yang bersih dari pemborosan. Transparansi mutlak dikedepankan.

“Alokasi ini diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas Kementerian Keuangan dalam menjaga stabilitas fiskal, memperkuat layanan publik, serta mewujudkan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas Purbaya.

Kemenkeu resmi memohon restu parlemen atas total usulan anggaran Rp49.801.124.984.000 tersebut agar seluruh program kerja strategis tahun 2027 dapat dieksekusi tanpa hambatan berarti. *R102

Lokapala Newsroom
Eksklusif Lokapalanews.id
Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami
Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."
Baca juga:  Modal Ventura Jadi Kunci: Rp200 Triliun Jangan Sekadar Tambah Likuiditas Bank