Lokapalanews.id | Jakarta – Direktur Kamsel Korlantas Polri Brigjen Pol. Prianto menegaskan pentingnya penggunaan data dan teknologi untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas di Jakarta, Kamis (3/9/2026). Angka kecelakaan wajib ditekan.
Arahan tersebut disampaikan dalam Anev Kamseltibcarlantas sekaligus persiapan HUT Lantas ke-71 di Aula UE Madellu, Gedung NTMC Polri. Langkah penanganan tidak boleh berjalan setengah-setengah.
Setiap tindakan di lapangan harus berpijak pada data faktual. Pemetaan wilayah rawan seperti blackspot dan troublespot menjadi landasan utama penentuan strategi pencegahan.
Aparat wajib bergerak cepat merespons insiden. Evaluasi menyeluruh mesti menyoroti lima faktor kunci meliputi manusia, kendaraan, jalan, cuaca, hingga sistem pengawasan.
Optimalisasi Sistem Digital
Pengawasan operasional jalan raya mengandalkan infrastruktur teknologi yang ada. Jajaran Dirlantas dan Kasat Lantas di daerah diperintahkan memaksimalkan sistem RTMC, ETLE, serta K3I.
Negara tidak berjalan sendiri. Korlantas merangkul elemen masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojek online, guna memperkuat pembinaan tertib berlalu lintas di jalan raya. *R103






