--- / --- 00:00 WITA
Tekno  

OpenAI Kembangkan Ponsel Pintar AI, Gandeng Chipset 2nm MediaTek Dimensity 9600

Ilustrasi logo OpenAI yang bersandingan dengan siluet desain futuristik ponsel pintar yang memiliki modul kamera canggih untuk pemrosesan AI visual.

Lokapalanews.id | Jakarta – Perusahaan teknologi OpenAI dilaporkan tengah mempercepat pengembangan ponsel pintar perdana mereka yang akan ditenagai oleh chipset 2nm besutan MediaTek, Dimensity 9600. Analis industri ternama, Ming-Chi Kuo, mengungkapkan bahwa produksi massal perangkat yang sangat dinantikan ini ditargetkan mulai berjalan pada paruh pertama tahun 2027, menandai langkah ambisius OpenAI untuk meredefinisi interaksi manusia dengan perangkat seluler melalui kecerdasan buatan terintegrasi.

Inti dari inovasi ini terletak pada penggunaan proses fabrikasi N2P dari TSMC yang disematkan dalam chipset Dimensity 9600, yang dijadwalkan memulai debutnya pada akhir 2026. Ponsel ini dirancang dengan arsitektur NPU (Neural Processing Unit) ganda untuk menangani beban kerja AI yang kompleks secara berlapis. Untuk mendukung performa komputasi tanpa hambatan, OpenAI berencana membekali perangkat ini dengan teknologi memori RAM LPDDR6 dan penyimpanan berbasis UFS 5.0, guna memastikan eksekusi perintah AI tetap responsif dan efisien.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Dilansir Gizmochina, berbeda dengan ponsel pintar konvensional yang mengandalkan ekosistem aplikasi pihak ketiga, strategi OpenAI berfokus pada pemanfaatan agentic AI yang mampu memahami niat pengguna secara langsung. Perangkat ini akan terus memproses konteks perilaku dan pola penggunaan pengguna secara lokal untuk tugas sederhana, sementara komputasi berat dialihkan ke sistem berbasis cloud. Integrasi mendalam antara perangkat keras dan perangkat lunak ini penting agar OpenAI memiliki kendali penuh atas pengalaman pengguna tanpa terkendala oleh batasan platform yang ada saat ini seperti iOS atau Android.

Transisi dari ekosistem berbasis aplikasi menuju AI personal yang proaktif merupakan lompatan besar yang dapat mengubah fundamental industri telekomunikasi global. Dengan target pengiriman mencapai 30 juta unit sepanjang tahun 2027 hingga 2028, ponsel ini bukan sekadar alat komunikasi, melainkan asisten cerdas yang memiliki interpretasi visual lingkungan dunia nyata yang lebih tajam berkat peningkatan teknologi ISP pada kameranya. Hal ini menunjukkan bahwa masa depan teknologi seluler akan sangat bergantung pada seberapa jauh perangkat dapat memahami konteks kehidupan penggunanya secara real-time. *R107