Lokapalanews.id | Denpasar – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bali, khususnya Kota Denpasar, pada Rabu (10/9) pagi mengakibatkan Tukad Badung meluap. Banjir ini menyebabkan dua rumah toko (ruko) yang berada di bantaran sungai, tepatnya di Jalan Sulawesi, roboh.
Dua keluarga menjadi korban, dengan tiga orang dinyatakan hilang. Ruko yang roboh adalah ruko Centrum dan ruko Taslim. Rizal Husain, salah satu keluarga korban, menceritakan bahwa di ruko Centrum terdapat empat anggota keluarganya, yaitu Maimunah, Nadira, Muis, dan Khusay. Sementara, di ruko Taslim terdapat dua korban, Taslim dan Farwah.
“Ceritanya tadi kakak saya sempat telepon antara jam 06.00 pagi, tiba-tiba blank (terputus), mungkin kejadiannya di situ jam 06.00-06.30 itu,” tutur Rizal.
Informasi sementara menyebutkan, Nadira, Muis, dan Khusay telah ditemukan dan dilarikan ke Rumah Sakit Wangaya serta Rumah Sakit Balimed. Namun, Maimunah, Taslim, dan Farwah hingga kini masih dalam pencarian. Rizal berencana membongkar puing ruko untuk mencari kakaknya.
Selain merobohkan ruko, banjir juga merendam permukiman dan pertokoan di sekitar Tukad Badung, termasuk basement Pasar Badung. *R105






