--- / --- 00:00 WITA
Ragam  

Satu Napas Harapan: Wujud Kepedulian InJourney Hospitality dan YKAI

InJourney Hospitality berkolaborasi dengan Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) menyelenggarakan kegiatan “1 Breath Hope Yoga Charity”, sebagai wujud komitmen berkelanjutan terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di The Meru Sanur, KEK Sanur, Bali, dan diikuti oleh 14 anak pejuang kanker beserta orang tua atau pendamping masing-masing.

Lokapalanews.id | Denpasar – Di tengah gemuruh Sanur yang tengah bersiap menjadi destinasi kesehatan berkelas dunia, sebuah cerita menyentuh hati terukir. Bukan tentang infrastruktur megah atau layanan medis canggih, melainkan tentang senyuman tulus anak-anak yang berjuang melawan kanker. InJourney Hospitality, pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, menunjukkan bahwa ambisi besar bisa selaras dengan kepedulian tulus. Mereka menggandeng Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) dalam sebuah kolaborasi yang lebih dari sekadar acara, melainkan sebuah jembatan harapan.

Kegiatan bertajuk “1 Breath Hope Yoga Charity” ini tak hanya sekadar yoga. Ini adalah terapi jiwa. Bertempat di The Meru Sanur, 14 pejuang cilik beserta orang tua mereka diajak sejenak melupakan jarum suntik dan obat-obatan. Di sana, mereka menemukan kembali keceriaan, merasakan dukungan, dan menemukan kekuatan baru dari setiap tarikan napas.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Keindahan dari kegiatan ini terletak pada pendekatannya yang holistik. Melalui sinergi apik antara InJourney Hospitality, YKAI, dan B3 Playground, program ini dirancang untuk menyentuh seluruh aspek pemulihan. Mulai dari yoga yang menenangkan, tarian ceria, hingga hiburan ringan.

Lebih dari itu, anak-anak ini juga diajak menikmati pengalaman bersantap di Arunika Restaurant. Momen ini bukan sekadar mengisi perut, melainkan menciptakan kenangan indah yang tak terlupakan di tengah perjalanan pengobatan yang berat.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa KEK Sanur, sebagai destinasi kesehatan, bukan hanya berbicara tentang layanan medis. Namun, juga tentang manusia, tentang empati, dan tentang menciptakan ekosistem penyembuhan yang seutuhnya.

Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat menegaskan komitmen mereka. “Kami percaya pemulihan tidak hanya bersifat medis, tetapi juga membutuhkan dukungan emosional dan spiritual. Kami ingin menciptakan ruang yang hangat dan penuh harapan,” ujarnya.

Baca juga:  Dukung "Sport Tourism" Bali, The Meru Sanur & Bali Beach Hotel Turut Sukseskan Maybank Marathon 2025

Pernyataan ini bukan sekadar retorika. Ini adalah janji yang diwujudkan dalam setiap senyuman anak-anak yang hadir. Senyum mereka menjadi simbol harapan bagi semua pihak yang terlibat.

Dukungan tulus juga datang dari para orang tua. Mama Rehan, salah satu pendamping, mengungkapkan kebahagiaannya. “Melihat anak saya tersenyum dan tertawa lepas hari ini adalah anugerah yang luar biasa,” katanya.

Senada dengan itu, Hana dari YKAI Bali mengapresiasi kolaborasi ini. “Ini adalah bentuk kepedulian yang memberi harapan dan semangat baru dalam perjalanan panjang mereka melawan kanker,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari gerakan kemanusiaan berkelanjutan di KEK Sanur. Sebuah gerakan yang tidak hanya berfokus pada pariwisata dan kesehatan, tetapi juga pada kebaikan dan kemanusiaan.

Inisiatif ini menjadi contoh nyata bagaimana sebuah kawasan ekonomi dapat menjadi motor penggerak kebaikan. KEK Sanur membuktikan bahwa pembangunan ekonomi bisa berjalan seiring dengan misi kemanusiaan.

Pada akhirnya, cerita tentang para pejuang cilik ini mengingatkan kita bahwa harapan bisa tumbuh di mana saja, bahkan di tengah perjuangan terberat sekalipun. Dan terkadang, yang dibutuhkan hanyalah satu napas harapan untuk mengubah segalanya. *R105

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *