Lokapalanews.id | Riyadh – Menteri Pariwisata Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan sejumlah inisiatif terukur Indonesia dalam Majelis Umum UN Tourism 2025 di Riyadh, Arab Saudi. Indonesia secara khusus mendorong pemberdayaan Jaringan Desa Wisata Terbaik sedunia melalui penyediaan bantuan teknis dan platform promosi untuk meningkatkan potensi kolektif mereka.
“Indonesia mengajukan sejumlah inisiatif terukur dan aksi-aksi berkelanjutan untuk memberdayakan Jaringan Desa Wisata Terbaik di dunia,” ungkap Menteri Widi di hadapan forum yang diikuti 148 negara tersebut.
Majelis Umum UN Tourism General Assembly (UNTGA) yang merupakan sidang umum ke-26 dan peringatan 50 tahun berdirinya organisasi tersebut berlangsung pada 9–10 November 2025. Sebelumnya, telah diadakan sidang Dewan Eksekutif ke-124 pada 8 November 2025.
Selain isu desa wisata, Indonesia menyatakan siap menjadi mitra aktif dalam mewujudkan pariwisata global yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan tangguh pascapandemi. Delegasi Indonesia juga menggarisbawahi pentingnya tata kelola UN Tourism yang efisien, transparan, dan berkelanjutan agar kontribusi negara anggota memberikan manfaat nyata.
Di forum tersebut, Indonesia juga memaparkan posisi strategis dalam debat tingkat tinggi bertema “The Transformation of Tourism through Artificial Intelligence.” Menteri Widi menegaskan bahwa digitalisasi adalah prioritas melalui inisiatif “Tourism 5.0,” strategi generasi baru untuk mendigitalisasi ekosistem pariwisata.
“Pariwisata Indonesia kini bergerak menuju era Tourism 5.0. Melalui integrasi teknologi dan kecerdasan buatan, kami ingin menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih personal, efisien, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Pada akhir November, Indonesia akan meluncurkan fitur berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang mencakup AI Travel Planner (rekomendasi itinerary personal), AI Travel Companion (chatbot interaktif 19 bahasa), dan AI Command Centre (pusat analitik data tren wisatawan).
Majelis Umum UN Tourism 2025 juga menghasilkan Deklarasi Riyadh yang didukung Indonesia, serta meratifikasi Shaikha Al Nowais dari Uni Emirat Arab sebagai Sekretaris Jenderal UN Tourism yang baru untuk periode 2026–2029. *R104






