--- / --- 00:00 WITA

Percepat Rumah Subsidi, Prabowo Beri Kado Rp130 Triliun

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Lokapalanews.id | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan penyediaan rumah subsidi untuk masyarakat. Sebagai langkah konkret, pemerintah menaikkan kuota rumah subsidi tahun 2025 menjadi 350 ribu unit, naik signifikan dari 220 ribu unit. Selain itu, diluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp130 triliun.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyebut program ini sebagai sejarah baru karena KUR kini diarahkan untuk mendukung pembiayaan rumah rakyat, baik dari sisi pengembang (supply) maupun pembeli (demand). “Ini terobosan besar, belum pernah ada KUR Perumahan sejak Indonesia Merdeka,” kata Maruarar, Senin (15/9/2025).

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Dari sisi supply, KUR senilai Rp117 triliun dialokasikan untuk pengembang dan kontraktor dengan bunga subsidi 5%, sehingga mereka hanya membayar bunga 6%. Sedangkan dari sisi demand, KUR juga menyasar pelaku UMKM seperti pemilik homestay atau warung, dengan plafon hingga Rp500 juta dan bunga hanya 6%.

Maruarar menambahkan, hingga pertengahan September 2025, realisasi program rumah subsidi sudah mencapai 221.047 unit, menunjukkan progres positif. Program KUR Perumahan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk melawan praktik rentenir yang merugikan masyarakat. *R104

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."
Baca juga:  Hapernas 2025, Menteri PKP Anugerahkan Penghargaan