Lokapalanews.id | DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Bali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada 15 Oktober 2026 untuk merumuskan program kerja 2026–2030, memperkuat organisasi, serta menyusun strategi pengembangan atraksi wisata menjelang 100 tahun pariwisata Bali.
Musda mengusung tema A Million Attractions, Endless Experiences dan berlangsung di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Agenda mencakup pembentukan enam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota serta penguatan wisata berbasis budaya, konservasi, edukasi, dan pengalaman autentik.
Ketua DPD PUTRI Bali, I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha, mengatakan penguatan organisasi diperlukan agar pengelola daya tarik wisata mampu merespons dinamika industri dan meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan. Ia berharap Musda dapat dibuka Gubernur Bali sebagai momentum memperkuat sinergi dengan pemerintah.
Yoke Dharmawan dari Sababay, Ketua Organizing Committee (OC), mengatakan momentum satu abad pariwisata Bali harus diterjemahkan melalui program yang konkret dan terukur. Menurutnya, PUTRI tidak hanya berperan sebagai pengelola destinasi, tetapi juga perlu mendorong peningkatan kualitas atraksi wisata di Bali.
Perkuat wisata budaya dan edukasi
PUTRI melihat peluang besar pada pengembangan wisata budaya, konservasi, dan edukasi. Yoke menilai wisatawan kini mencari pengalaman yang lebih mendalam, termasuk gastronomi, tradisi lokal, ritual, kesehatan, dan spiritualitas.
Namun, pengembangan wisata budaya harus tetap menjaga keaslian serta membedakan pengalaman wisata dari tradisi sakral. Edukasi budaya juga penting agar wisatawan dan penduduk pendatang memahami nilai tradisi Bali.
PUTRI mendorong pelestarian warisan budaya, termasuk melalui pengakuan UNESCO. Meski demikian, pengakuan internasional bukan tujuan utama. Pelestarian, edukasi, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat harus berjalan bersama.
Yoke juga melihat peluang wisata edukasi melalui program residensi dan kolaborasi dengan universitas. Destinasi dapat dikembangkan sebagai ruang pembelajaran budaya, konservasi, dan kehidupan masyarakat lokal, sekaligus menyasar wisatawan dengan minat khusus dan daya beli lebih tinggi.
Perkuat organisasi hingga daerah
Ketua Steering Committee (SC), Ida Bagus Agung Gunartawa, mengatakan sekitar 60 anggota telah terdaftar sebagai peserta Musda. Pramusda digelar pada 12 Oktober 2026 untuk membahas materi persidangan dan arah program organisasi.
Inda Trimafo ditetapkan sebagai calon tunggal Ketua DPD PUTRI Bali periode 2026–2030. Musda juga akan membahas laporan pertanggungjawaban, program kerja, pembentukan enam DPC, serta pelantikan pengurus DPC Tabanan, Badung, dan Karangasem.
Menurut Inda, keberadaan DPC penting karena persoalan pengelolaan destinasi berkaitan langsung dengan kondisi dan kebijakan daerah. DPC diharapkan menjadi penghubung antara anggota, pemerintah, dan pemangku kepentingan, sekaligus membuka akses informasi, promosi, dan jejaring profesional.
Melalui Musda, PUTRI Bali ingin menjadikan momentum 100 tahun pariwisata sebagai langkah memperkuat fondasi pengelolaan destinasi. Pengembangan atraksi, wisata budaya, edukasi, dan kolaborasi diharapkan meningkatkan daya saing Bali tanpa mengabaikan pelestarian budaya serta manfaat bagi masyarakat.*pri






