--- / --- 00:00 WITA
Ekbis  

Kemenperin Genjot IKM Fesyen Bali ke Pasar Global

Kemenperin menggelar "Rupa Karsa Bali 2025" untuk meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar IKM di Bali.

Lokapalanews.id | Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat industri fesyen dan kriya dalam negeri agar mampu bersaing di pasar global. Melalui kolaborasi antara Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) dengan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Denpasar, Kemenperin menggelar “Rupa Karsa Bali 2025” untuk meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar IKM di Bali.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, menyatakan kolaborasi ini merupakan wujud nyata sinergi untuk membangun ekosistem industri yang lebih inklusif, inovatif, dan siap bersaing. “Kami berkomitmen tidak hanya mendorong pertumbuhan IKM, tetapi juga membantu mereka naik kelas dan menembus pasar internasional,” tegasnya.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mencakup tiga pilar utama: bimbingan teknis, pengembangan inovasi produk, serta promosi dan pemasaran. Tujuannya adalah memberikan dukungan holistik bagi IKM agar dapat meningkatkan kualitas produk, kreativitas, dan jangkauan pasar.

“Rupa Karsa Bali 2025” dirancang sebagai platform integratif yang memadukan edukasi, promosi, dan kolaborasi. Acara ini menampilkan karya-karya unggulan dari tujuh IKM binaan BPIFK, yang diperagakan oleh model dari Jegeg Bagus Kampus Undiknas Denpasar. Reni Yanita berharap kegiatan ini menjadi panggung yang mempertemukan IKM dengan jejaring pasar, desainer, dan komunitas kreatif.

Kepala BPIFK, Dickie Sulistya Aprilyanto, menyoroti potensi Bali sebagai pusat fesyen dan kriya yang berakar pada budaya lokal namun tetap relevan secara global. “Melalui kolaborasi ini, kami ingin menciptakan ruang tumbuh yang sehat bagi IKM, memperkuat kapasitas SDM, dan mendorong lahirnya produk inovatif yang mencerminkan identitas Indonesia,” jelasnya.

Baca juga:  RUU Kepariwisataan Disahkan, Janji Jadi Fondasi Baru

Sinergi antara BPIFK dan HIPPI menjadi upaya konkret untuk memperkuat industri kreatif nasional. Ketua Umum HIPPI Provinsi Bali, Dr. A.A.A. Ngurah Tini Rusmini Gorda, berharap kerja sama ini menjadi pemacu semangat baru bagi IKM Bali untuk memperluas pangsa pasar dan memperkuat citra budaya Indonesia di mata dunia. *R104

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *