Lokapalanews.id | PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) membangun lima unit Sumur Resapan Air (SRA) di Desa Punggul, Kabupaten Badung, Bali. Program senilai Rp71,9 juta tersebut ditujukan untuk mendukung upaya mitigasi banjir sekaligus menjaga ketersediaan air tanah di wilayah setempat.
Pembangunan sumur resapan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) itu ditempatkan di lima titik pura yang menjadi pusat aktivitas masyarakat Desa Punggul.
Manager TJSL Pelindo Sub Regional Bali Nusra, Rendy Fendy, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, khususnya risiko banjir akibat tingginya limpasan air hujan.
“Hari ini Pelindo hadir sebagai wujud nyata komitmen untuk melestarikan lingkungan. Kami membangun sumur resapan guna membantu mencegah bencana banjir dan menyimpan cadangan air yang dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar,” ujar Rendy saat penyerahan bantuan, Selasa (10/6).
Menurutnya, sumur resapan memiliki fungsi penting dalam mengurangi genangan air sekaligus meningkatkan pengisian kembali cadangan air tanah (groundwater recharge). Keberadaan fasilitas tersebut dinilai relevan untuk menjawab tantangan lingkungan yang semakin kompleks, terutama di kawasan perkotaan dan daerah penyangga pertumbuhan ekonomi.
Rendy menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari implementasi prinsip bisnis berkelanjutan yang dijalankan Pelindo melalui penciptaan nilai sosial dan lingkungan bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Punggul, I Kadek Sukarma, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pelindo dan LMI. Ia berharap keberadaan sumur resapan mampu mengatasi persoalan genangan air yang selama ini terjadi saat curah hujan tinggi.
“Kami sangat bersyukur dan menyambut bantuan ini dengan suka cita. Semoga dengan adanya sumur resapan ini tidak ada lagi air yang menggenang karena semuanya dapat diserap oleh sumur ini,” katanya.
Pelindo menegaskan akan terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai lembaga sosial untuk menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain mendukung konservasi sumber daya air, pembangunan sumur resapan juga diharapkan berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan dan mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Bali.*pri






