Lokapalanews.id | Badung – Pemerintah Kabupaten Badung resmi meluncurkan Program Beasiswa Nak Badung Tahun 2026 sebagai komitmen nyata peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program ini dirancang untuk memastikan seluruh pelajar lokal mendapatkan akses pendidikan tanpa terkendala hambatan ekonomi.
Peluncuran program dilakukan bertepatan dengan kegiatan Badung Education Fair di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Selasa (9/6/2026). Inisiatif ini menjadi bagian krusial dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025–2029.
Pemerintah daerah menyediakan kuota bagi 4.450 penerima manfaat dengan rincian yang menyasar berbagai jenjang pendidikan. Sebanyak 4.000 kursi dialokasikan untuk siswa SMA, SMK, dan MA sederajat melalui skema Beasiswa Motivasi.
Selain itu, terdapat 400 kuota Beasiswa Afirmasi untuk mahasiswa jenjang Sarjana dan Diploma IV, serta 50 kuota bagi program profesi. Program ini mencakup bantuan biaya pendidikan, kebutuhan belajar, transportasi, paket data internet, hingga perangkat laptop bagi mahasiswa baru.
“Kami ingin memastikan seluruh anak-anak Badung memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan di seluruh Indonesia,” ujar Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Badung, I Gusti Made Dwipayana, menyebut alokasi anggaran tahun 2026 mencapai Rp49,9 miliar. Seluruh proses pendaftaran, pengunggahan dokumen, hingga pemantauan seleksi kini dilakukan secara digital melalui portal khusus.
Penggunaan sistem daring diharapkan mempermudah masyarakat serta menjamin transparansi dalam setiap tahapan seleksi penerima beasiswa. Langkah ini menjadi instrumen pemerintah untuk menciptakan generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing global.
Investasi pendidikan ini diproyeksikan sebagai langkah strategis dalam jangka panjang bagi pembangunan daerah Badung. Keberhasilan program ini bergantung pada konsistensi pendataan dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan kepada siswa yang benar-benar membutuhkan. *R104






