Lokapalanews.id | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menargetkan lebih dari 60 ribu Koperasi Merah Putih beroperasi pada akhir tahun untuk memperkuat perputaran ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kecamatan. Target tersebut disampaikan saat berpidato pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Kepala Negara menjelaskan bahwa saat ini baru terdapat 1.061 unit koperasi yang beroperasi secara nyata. Pemerintah menjadwalkan minimal 20 ribu koperasi mulai berjalan pada Agustus mendatang sebagai bentuk implementasi nyata mazhab ekonomi Pancasila yang berkeadilan sosial.
Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang unggul, kepastian hukum, dan birokrasi kuat untuk mendukung dunia swasta menciptakan lapangan kerja. Guna menciptakan institusi bersih, pemerintah memperkuat kesejahteraan aparatur negara termasuk menaikkan penghasilan hakim hingga hampir 300 persen.
Selain penguatan birokrasi dan pemberantasan korupsi di kementerian, fokus pembangunan diarahkan pada ketahanan energi domestik. Pemerintah mencanangkan proyek pembangunan pembangkit tenaga surya berkapasitas 100 gigawatt dalam tiga tahun ke depan untuk menekan impor bahan bakar minyak.
Program energi terbarukan itu akan dipadukan dengan konversi kendaraan bermotor ke moda listrik. Langkah strategis ini diambil guna menghemat devisa negara sekaligus memastikan pertumbuhan dan pemerataan kesejahteraan dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. *R102






