--- / --- 00:00 WITA

Kemenparekraf Gelar ‘Sharing Session’: Pejuang Pariwisata Pilar Utama Pembangunan Nasional

Kemenparekraf melalui Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan menyelenggarakan sesi berbagi (sharing session) dengan para pemenang Wonderful Indonesia Award kategori Pejuang Pariwisata (Local Hero in Tourism) 2025.

Lokapalanews.id | Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan menyelenggarakan sesi berbagi (sharing session) dengan para pemenang Wonderful Indonesia Award kategori Pejuang Pariwisata (Local Hero in Tourism) 2025. Acara ini digelar sebagai upaya mendorong insan pariwisata agar terus bergerak, berdaya, dan berdampak positif bagi pariwisata nasional.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Martini M. Paham, dalam sambutannya secara daring pada Selasa (9/12/2025), menegaskan bahwa para pejuang pariwisata merupakan pilar penting dalam pembangunan pariwisata nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

“Pembangunan pariwisata tidak hanya bertumpu pada infrastruktur berskala besar, tetapi pada kontribusi nyata individu dan komunitas dalam menjaga alam, melestarikan budaya, serta memberdayakan ekonomi lokal,” ujar Martini. Ia menambahkan, para pejuang pariwisata membuktikan bahwa perubahan signifikan dapat lahir dari dedikasi di tingkat akar rumput.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari secara daring ini mengusung tema “Bergerak, Berdaya, Berdampak: Aksi Nyata Perubahan Pejuang Pariwisata”. Acara ini dirancang untuk menjadi ruang pembelajaran dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kemenparekraf, Ika Kusuma Permana Sari, melaporkan bahwa sharing session ini merupakan kelanjutan dari Wonderful Indonesia Award 2025 dan bertujuan memperluas praktik baik (best practices) para local heroes.

Tiga penerima penghargaan kategori Pejuang Pariwisata 2025 turut hadir dan memaparkan praktik baik mereka, yakni Muhammad Ikhwan AM (Sulawesi Selatan) yang menggerakkan pengembangan ekowisata Karst Rammang Rammang; Ritno Kurniawan (Sumatra Barat) yang mengubah kawasan pembalakan liar menjadi destinasi wisata Nyarai; dan Rudi Hartono (Kalimantan Barat) yang menginisiasi konservasi mangrove berbasis digital.

Baca juga:  Kemenpar Perkuat Bisnis Pariwisata RI-Korea Selatan

Muhammad Ikhwan AM berpesan bahwa setiap perubahan membutuhkan tindakan nyata, “Jika ingin memetik, menanamlah dan jika ingin menuai, berbuatlah.” Sementara itu, Ritno Kurniawan mengingatkan bahwa alam adalah identitas bangsa, “Hutan itu sumber kehidupan dan peradaban, maka bila kita menjaga hutan, kita sedang merawat peradaban.”

Di malam penganugerahan sebelumnya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana telah menegaskan bahwa Wonderful Indonesia Awards merupakan instrumen perubahan yang memperkuat kolaborasi untuk memastikan arah pembangunan pariwisata nasional berada di jalur yang benar. *R103

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."