--- / --- • 00:00 WITA

Korlantas Polri Sosialisasikan Tagline Baru Kapolri

Penata Kebijakan Kapolri Utama TK II Korlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin saat memimpin apel pagi di Lapangan Korlantas Polri, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Lokapalanews.id | Jakarta – Penata Kebijakan Kapolri Utama TK II Korlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengadopsi tagline baru “Polisi Bersama Masyarakat” saat memimpin apel pagi di Lapangan Korlantas Polri, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Arah kebijakan strategis tersebut lahir langsung dari instruksi resmi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Slogan anyar ini dirancang khusus untuk merombak paradigma pelayanan kepolisian agar semakin lekat dengan denyut nadi keseharian warga.

Alih-alih sekadar hiasan administratif, korps lalu lintas diwajibkan menerjemahkan semangat tersebut secara nyata di jalan raya. Kebutuhan serta kepentingan publik kini diletakkan pada posisi paling krusial dalam setiap pelaksanaan tugas operasional harian tanpa pengecualian.

“Ini arahan dari Kapolri yang baru, kita harus mulai menyosialisasikan tagline Polisi Bersama Masyarakat,” tegas Brigjen Pol Aries di hadapan ratusan peserta apel pagi.

Transformasi kultural ini membawa konsekuensi langsung bagi setiap personel di lapangan. Anggota Polantas dituntut bukan sekadar mengatur kemacetan kendaraan, melainkan wajib hadir sebagai pelindung yang sigap, ramah, dan responsif terhadap pelbagai aduan warga.

Kepercayaan publik dipandang sebagai modal utama institusi. Pimpinan Korlantas menyadari penuh bahwa legitimasi kepolisian hanya bisa dirawat melalui interaksi harian yang humanis, transparan, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat luas.

Menyongsong dinamika tugas ke depan, Brigjen Pol Aries turut menekankan pentingnya kesiapan total. Seluruh jajaran diminta merapatkan barisan guna menghadapi berbagai agenda besar kepolisian yang menuntut performa prima, disiplin tinggi, serta dedikasi tanpa kompromi di berbagai lini pelayanan.

Standar mutu pelayanan satuan dipastikan bakal terus ditingkatkan secara berkala. Ruang bagi tindakan birokratis yang kaku atau pendekatan yang mengabaikan rasa keadilan publik ditutup rapat-rapat oleh pimpinan.

Baca juga:  KPK Didesak Usut Jet Pribadi Menag

Sosialisasi masif ini juga menjadi momentum evaluasi internal. Setiap satuan wilayah didorong mengevaluasi ulang pola pendekatan penegakan hukum agar senantiasa berpijak pada prinsip keadilan restoratif dan perlindungan hak sipil.

Semangat kebersamaan yang diusung dalam tagline anyar ini diyakini mampu meruntuhkan sekat psikologis antara aparat penegak hukum dan warga. Polisi tidak lagi diposisikan berjarak, melainkan berjalan seirama menyelesaikan persoalan bersama.

Pada muaranya, seluruh penjabaran nilai baru tersebut diarahkan langsung untuk memperkuat pilar keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau kamseltibcarlantas di seluruh wilayah hukum Indonesia secara berkelanjutan. *R103

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."