--- / --- 00:00 WITA

DPR Ingatkan Negara Wajib Jaga Warisan Budaya Taman Ujung

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati, saat melakukan kunjungan kerja dan dialog langsung di Taman Ujung, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, Jumat (12/12/2025).

Lokapalanews.id | Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), My Esti Wijayati, meminta perhatian serius pemerintah pusat terhadap kelestarian Taman Ujung Karangasem, Bali, sebagai warisan budaya nasional yang bernilai tinggi. Ia menekankan bahwa pelestarian cagar budaya ini merupakan kewajiban negara, terutama setelah menemukan adanya kerusakan fisik yang berpotensi membahayakan pengunjung.

Pernyataan tersebut disampaikan My Esti usai melakukan kunjungan kerja dan dialog langsung di kawasan Taman Ujung, Karangasem, pada Jumat, 12 Desember 2025.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

My Esti mengapresiasi kontribusi Pemerintah Kabupaten Karangasem dan pengelola, yang merupakan cucu Raja Karangasem, dalam upaya renovasi dan perawatan selama ini. Namun, ia menyoroti kondisi struktural bangunan yang memerlukan penanganan profesional.

“Kami melihat langsung ada tiang-tiang yang sudah mulai renggang, fondasinya juga berubah. Area itu masih dilalui pengunjung, ini jelas berbahaya,” tegas My Esti, mengungkapkan keprihatinannya terhadap pilar dan struktur bangunan yang retak akibat penurunan tanah.

Ia menilai bahwa pembenahan kawasan cagar budaya tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan harus melibatkan tenaga profesional yang menguasai prinsip pelestarian. “Kalau hanya diserahkan kepada pengelola, tentu akan berat. Pemerintah harus hadir. Ada aspek teknis yang sangat prinsipil dalam pelestarian cagar budaya,” ujarnya.

My Esti mendesak Kementerian Kebudayaan untuk segera memberikan perhatian khusus, termasuk melakukan kajian teknis dan mengambil tindakan pengamanan awal. Salah satu rekomendasi yang disampaikan adalah menghentikan sementara akses pengunjung di jalur-jalur yang rawan bahaya.

Selain pelestarian arsitektur, kunjungan tersebut juga menyoroti nilai budaya di Karangasem, seperti kain tenun gringsing yang proses pembuatannya bisa mencapai delapan hingga sepuluh tahun untuk menghasilkan warna tertentu. Taman Ujung disebutnya tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga pusat edukasi budaya bagi generasi muda.

Baca juga:  Dilema Efisiensi Energi: Pendidikan Nasional Terancam Jadi Tumbal Penghematan BBM

Komisi X DPR RI berkomitmen mendorong sinergi antara Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Daerah Karangasem agar Taman Ujung dapat terjaga secara berkelanjutan. “Warisan budaya seperti ini bukan hanya milik Karangasem, tapi milik bangsa Indonesia. Negara wajib hadir untuk memastikan pelestariannya berjalan dengan baik,” pungkasnya. *R105

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."