--- / --- 00:00 WITA
Hukum  

Polri Dorong ASEAN Bentuk Platform Digital Khusus Lawan Penyelundupan Senjata

Polri mengusulkan pembentukan platform digital terintegrasi di tingkat ASEAN untuk memperkuat kerja sama regional dalam memerangi penyelundupan senjata. Usulan ini disampaikan dalam Workshop on Implementing the ASEAN Declaration on Combating Arm Smuggling yang berlangsung di Kamboja.

Lokapalanews.id | Phnom Penh – Polri mengusulkan pembentukan platform digital terintegrasi di tingkat ASEAN untuk memperkuat kerja sama regional dalam memerangi penyelundupan senjata. Usulan ini disampaikan dalam Workshop on Implementing the ASEAN Declaration on Combating Arm Smuggling yang berlangsung di Kamboja.

Inisiatif Polri ini bertujuan menciptakan wadah pertukaran informasi strategis antarnegara anggota. Platform ini akan memuat data komprehensif, mulai dari rute penyelundupan, basis data pelaku, hingga detail teknis senjata seperti nomor seri dan tipe. Data tersebut diharapkan dapat mempermudah pelacakan dan penegakan hukum.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Menurut perwakilan Polri, Kombes Pol Dr. Andi Sinjaya, ide ini terinspirasi dari kesuksesan platform serupa yang telah digunakan untuk penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di kawasan Asia Tenggara.

“Dengan adanya sistem terpadu, koordinasi dan respons penegakan hukum lintas negara akan menjadi lebih cepat dan efektif,” jelas Kombes Andi.

Workshop yang difasilitasi oleh Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) ini dihadiri para ahli dari berbagai negara. Mereka mendiskusikan dampak senjata ilegal, pentingnya standarisasi identifikasi, dan penerapan basis data senjata nasional yang telah berhasil di Jerman.

Kehadiran delegasi Polri dalam acara ini menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan dari kejahatan lintas negara. *R101

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."
Baca juga:  Kabur Massal dari Judol Myanmar, 20 WNI Lolos ke Thailand

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *