--- / --- 00:00 WITA

Mengapa Wisata Gastronomi Lebih dari Sekadar Makan?

Wisata gastronomi mengajak wisatawan untuk memahami sejarah, asal-usul, cara penyajian, hingga cerita di balik sebuah hidangan.

Lokapalanews.id | Jakarta – Akhir-akhir ini, istilah gastronomi semakin sering terdengar dalam dunia pariwisata. Bukan sekadar wisata kuliner biasa, gastronomi menawarkan pengalaman lebih dalam tentang sebuah hidangan. Lantas, apa sebenarnya yang membedakan wisata gastronomi?

Secara sederhana, gastronomi adalah seni dan ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan dan budaya. Berbeda dengan wisata kuliner yang hanya berfokus pada mencicipi makanan, wisata gastronomi mengajak wisatawan untuk memahami sejarah, asal-usul, cara penyajian, hingga cerita di balik sebuah hidangan. Menurut Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO), wisata gastronomi adalah perjalanan yang menjadikan makanan sebagai tujuan utama rekreasi.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata gastronomi. Dari Sabang sampai Merauke, kekayaan kuliner tradisional Nusantara menyimpan cerita dan nilai budaya yang mendalam. Ambil contoh Rendang dan Tempe, keduanya sudah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda dari Indonesia. Pengakuan ini tidak hanya mengukuhkan identitas kuliner Indonesia di mata dunia, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan wisata gastronomi.

Sejarah gastronomi di Nusantara juga panjang dan kaya. RA Kartini tercatat mengoleksi lebih dari 200 resep masakan khas keluarganya. Pada tahun 1967, Presiden Soekarno bahkan menerbitkan buku Mustika Rasa yang berisi 1.685 resep masakan Indonesia, lengkap dengan informasi bahan dan teknik pengolahannya.

Dengan warisan kuliner yang begitu kaya akan sejarah dan budaya, sudah saatnya kita semua mendukung dan melestarikan kekayaan gastronomi Indonesia. Mari terus gaungkan kekayaan warisan kuliner Nusantara agar bisa menjadi daya tarik pariwisata yang lebih kuat. *R103