Lokapalanews.id | Jakarta – Di tengah tantangan sosial politik, pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas pasar modal sebagai pilar utama ekonomi nasional. Hal ini ditekankan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Kantor Bursa Efek Indonesia, Senin (1/9/2025).
Menurut Airlangga, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditandai pertumbuhan kuartal kedua sebesar 5,12% (yoy) dan PMI Manufaktur yang kembali ke angka 51,5%. Meskipun sempat ada gejolak, arah pertumbuhan ekonomi tetap positif dan stabil.
Untuk mencapai target pertumbuhan 5-5,2%, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi, seperti percepatan realisasi belanja negara, stimulus tambahan, dan percepatan program pro-rakyat seperti makan bergizi gratis. Selain itu, dibentuknya Satgas Pencegahan PHK menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan pekerja.
Airlangga juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya menjaga persatuan nasional. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak mudah terprovokasi, demi memastikan pembangunan ekonomi terus berjalan. “Pemerintah mempunyai kapasitas dan komitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi,” tegasnya, seraya mengimbau pelaku pasar untuk tetap optimis. *R102






