Lokapalanews.id | Makassar – Anggota Komisi XI DPR RI, Muhidin Mohamad Said, mengingatkan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi dan Keuangan (PPATK) untuk lebih selektif dalam memblokir rekening masyarakat. Polemik pemblokiran massal yang sempat meresahkan publik ini, menurutnya, harus jadi pelajaran agar PPATK tidak sembarangan mengambil tindakan.
Muhidin menekankan, pemblokiran seharusnya hanya menyasar rekening yang terlibat transaksi ilegal seperti judi online (judol), pinjaman online (pinjol) ilegal, atau human trafficking. Ia menegaskan, pemblokiran rekening tanpa catatan mencurigakan dapat merugikan masyarakat dan dunia perbankan.
“Kalau toh terjadi sesuatu pemblokiran harus sangat hati-hati. Harus mempunyai data yang akurat bahwa memang uang itu atau rekening itu bermasalah,” ujarnya.
Ia menyambut baik langkah cepat Presiden Prabowo yang turun tangan dan meminta PPATK untuk membuka kembali rekening-rekening yang terlanjur diblokir. Muhidin meminta PPATK agar mengikuti arahan Presiden dalam menjalankan tugasnya. *R106






