Lokapalanews.id | Jakarta – Samsung Indonesia resmi memperkenalkan Galaxy S26 Ultra sebagai standar baru kamera konser melalui peningkatan signifikan pada teknologi Nightography dan fitur Horizontal Lock yang menjamin rekaman video tetap tajam serta stabil meski dalam kondisi minim cahaya.
Peningkatan perangkat keras menjadi kunci utama di balik kemampuan ponsel pintar ini. Kamera utama Galaxy S26 Ultra kini dibekali bukaan lensa f/1.4 yang mampu menyerap cahaya 47 persen lebih banyak dibandingkan pendahulunya. Inovasi ini menjawab keluhan klasik para penikmat festival musik yang sering kali mendapati hasil dokumentasi tampak gelap atau penuh dengan gangguan bintik hitam (noise) akibat pencahayaan panggung yang kontras.
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa konser merupakan momen personal yang sangat berharga bagi konsumen. Menurutnya, dengan bukaan lensa dan sensor yang telah ditingkatkan, Galaxy S26 Ultra mampu mendefinisikan ulang standar perekaman visual agar setiap detik magis di atas panggung tertangkap tanpa kompromi.
Selain kamera utama, lensa telephoto 50MP dengan 5x optical zoom juga mendapatkan pemutakhiran besar. Bukaan lensa yang kini berada di angka f/2.9 memungkinkan sensor menangkap 37 persen ekstra cahaya. Hal ini memastikan setiap jepretan dari jarak jauh tetap memiliki detail yang tajam dan warna yang akurat, sebuah fitur yang sangat dinantikan oleh penonton yang berada di barisan belakang panggung.
Sisi kecerdasan buatan turut diperkuat melalui sistem ProVisual Engine dan teknologi AI ISP terbaru. Sistem ini bekerja secara proaktif memproses cahaya yang masuk untuk membedakan objek utama musisi dengan latar belakang panggung secara otomatis. Teknologi ini juga merambah ke kamera depan, memastikan foto swafoto (selfie) tetap natural meski berada di bawah guyuran lampu sorot panggung yang ekstrem.
Masalah stabilitas video yang sering menjadi kendala di tengah kerumunan penonton kini diatasi dengan fitur Horizontal Lock. Fitur ini merupakan evolusi dari sistem Super Steady, di mana orientasi video akan tetap terkunci lurus meski perangkat bergoyang atau miring secara ekstrem. Sistem ini mengintegrasikan accelerometer, gyroscope, dan Optical Image Stabilization (OIS) secara simultan untuk koreksi gerakan yang lebih responsif.
Bagi pengguna yang ingin hasil maksimal, Samsung menyarankan untuk memanfaatkan kekuatan kamera utama 200MP serta melakukan penguncian fokus (tap to focus) pada subjek sebelum merekam. Langkah sederhana ini memungkinkan AI kamera memprioritaskan pencahayaan dan ketajaman pada area utama di dalam bingkai, sehingga hasil video tampak sekelas profesional.
Galaxy S26 Ultra kini telah tersedia di Indonesia dengan harga mulai dari Rp24,49 juta untuk varian memori 256GB hingga Rp31,99 juta untuk varian 1TB. Selama periode peluncuran hingga akhir April 2026, konsumen berkesempatan mendapatkan berbagai penawaran menarik berupa cashback dan program tukar tambah melalui kanal resmi Samsung Store maupun situs daring. *R107






