--- / --- 00:00 WITA

Strategi Ditjen Risbang Cetak Peneliti Muda Unggul Nasional

Webinar Ditjen Risbang dalam sesi berbagi kiat sukses meniti karier peneliti di era digital.

Lokapalanews.id | Jakarta – Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) melalui Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan memperkuat kapasitas talenta riset nasional dengan menggelar pembekalan strategis bagi dosen dan mahasiswa pascasarjana guna menjawab tantangan kompetisi inovasi global.

Langkah tersebut diwujudkan melalui webinar bertajuk “Kiat Sukses Meniti Karier sebagai Peneliti Muda” yang digelar secara daring pada Rabu (8/4/2026). Forum ini dirancang sebagai ruang pembelajaran inklusif yang memanfaatkan platform digital untuk menjangkau akademisi dari berbagai perguruan tinggi di seluruh pelosok Indonesia secara simultan.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Heri Kuswanto, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan solusi strategis untuk mendemokrasikan akses pembinaan talenta riset. Menurutnya, distribusi informasi dan bimbingan karier peneliti tidak boleh terpusat, agar kontribusi terhadap bidang penelitian dan pengembangan dapat datang dari berbagai daerah.

Program ini secara khusus menyasar para dosen muda dan mahasiswa pascasarjana yang tengah berada dalam fase krusial pembentukan jati diri akademik. Para peserta diberikan wawasan praktis mulai dari metodologi memulai penelitian, teknik meningkatkan kualitas penulisan ilmiah, hingga strategi jitu dalam membangun jejaring akademik yang luas.

Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Maria Apriliani Gani, dosen muda berprestasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), memaparkan bahwa fondasi karier seorang peneliti harus diletakkan sejak dini. Ia menekankan bahwa penguasaan teknis saja tidak cukup tanpa dibarengi kemampuan berpikir kritis, analisis data yang tajam, serta integritas etika ilmiah yang kokoh.

Maria juga menyoroti pentingnya peran mentor dalam ekosistem akademik untuk membimbing peneliti muda menavigasi dunia riset yang kompleks. Ia menyarankan agar para talenta muda tidak ragu memulai dari langkah kecil, seperti mengambil peluang hibah skala kecil dan aktif dalam forum ilmiah lokal sebelum merambah kolaborasi riset di tingkat internasional.

Baca juga:  DPR: Penetapan Tersangka Guru Honorer di Jambi Berlebihan

Konsistensi dan keberanian menjadi pesan kunci yang ditekankan dalam forum tersebut. Dr. Maria mengingatkan bahwa kualitas riset yang berdampak jauh lebih penting daripada sekadar mengejar kuantitas publikasi. Peneliti muda dituntut untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat agar ilmu pengetahuan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi dengan kehadiran lebih dari 500 akademisi dalam ruang virtual tersebut. Melalui program berkelanjutan ini, Ditjen Risbang optimistis Indonesia akan memiliki generasi peneliti baru yang lebih adaptif, unggul, dan mampu membawa nama bangsa bersaing di kancah sains internasional. *R104

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."