--- / --- 00:00 WITA

Indonesia Berkabung Nasional, Wapres Try Sutrisno Wafat

Instruksi pengibaran bendera setengah tiang selama tiga hari sebagai penghormatan atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno pada Senin (2/3/2026).

Lokapalanews.id | Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari menyusul wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno. Melalui instruksi resmi, Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) mewajibkan pengibaran bendera Merah Putih setengah tiang di seluruh pelosok tanah air dan kantor perwakilan RI di luar negeri sebagai penghormatan tertinggi bagi sang patriot.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Mensesneg Nomor: B-02/M/S/TU.00.00/03/2026 yang diterbitkan pada Senin (2/3/2026). “Dimohon untuk mengibarkan Bendera Negara setengah tiang selama tiga hari berturut-turut terhitung mulai tanggal 2 sampai dengan 4 Maret 2026,” tegas Mensesneg Prasetyo Hadi di Jakarta. Pengumuman ini menandai duka mendalam bagi bangsa yang kehilangan sosok prajurit sekaligus negarawan yang dikenal dengan kesederhanaannya.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Try Sutrisno mengembuskan napas terakhirnya di usia 90 tahun setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto. Kepergian tokoh yang pernah menjabat sebagai Panglima ABRI periode 1988-1993 ini menyisakan warisan keteladanan yang kuat. Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa beberapa bulan sebelum wafat, almarhum sempat menitipkan pesan khusus untuk menjaga kerukunan antar-anak bangsa serta menjaga tegaknya Pancasila dan UUD 1945.

Rekam jejak pengabdian almarhum tercatat sebagai salah satu yang terpanjang dalam sejarah militer dan politik Indonesia. Lulusan Sekolah Staf dan Komando Gabungan (Seskogab) tahun 1977 ini merupakan perwira strategis yang berperan vital dalam menjaga stabilitas nasional. Dedikasinya tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga oleh dunia internasional melalui belasan tanda kehormatan dari berbagai negara sahabat.

Sepanjang hayatnya, almarhum menerima sederet penghargaan prestisius, di antaranya Bintang Republik Indonesia Adipradana, Bintang Mahaputra Adipurna, hingga penghargaan internasional seperti Legion of Merit dari Amerika Serikat dan Commandeur de la Legion d’Honneur dari Prancis. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata profesionalisme dan kontribusi besarnya dalam diplomasi pertahanan serta pembangunan bangsa.

Baca juga:  Bahlil Jamin Stok BBM Aman Jelang Nataru

Mensesneg Prasetyo Hadi mengajak seluruh generasi muda Indonesia untuk meneladani integritas dan loyalitas tinggi yang ditunjukkan oleh Try Sutrisno. Menurutnya, almarhum adalah representasi sejati dari nilai-nilai darmabakti yang tidak pernah luntur oleh usia. Pemerintah pun memastikan telah memberikan pelayanan medis terbaik sejak almarhum masuk ke RSPAD hingga prosesi pemakaman militer di TMPNU Kalibata.

Masa berkabung nasional ini menjadi momentum bagi rakyat Indonesia untuk mengenang kembali jasa-jasa almarhum dalam masa-masa penting pembangunan Indonesia. “Itulah nilai-nilai yang harus kita teladani. Kita sebagai generasi penerus, marilah kita berusaha memberikan yang terbaik di bidang kita masing-masing untuk bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” pungkas Prasetyo Hadi.

Kini, Sang Jenderal yang bersahaja itu telah beristirahat dengan tenang. Di bawah kibaran bendera setengah tiang yang melambai di seluruh penjuru negeri, bangsa Indonesia melepas salah satu putra terbaiknya menuju keabadian. *R101

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."