Lokapalanews.id | Jembrana – Seorang warga negara asing (WNA) asal Swiss berusia 36 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam kamar sebuah vila di Desa Medewi, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (22/2/2026) malam. Penemuan jenazah pria yang tidak keluar kamar seharian tersebut memicu penyelidikan kepolisian guna mengungkap penyebab pasti kematian korban yang kini tengah dalam penanganan RSUD Negara.
Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah pemilik vila merasa curiga karena korban tidak kunjung keluar dari kamarnya sejak Minggu siang. Didorong rasa khawatir, pemilik vila mengajak karyawan dan petugas kepolisian untuk melakukan pengecekan bersama pada malam hari. Saat pintu kamar dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan posisi telentang di atas tempat tidur, hanya mengenakan celana pendek tanpa baju.
Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana, mewakili Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan penemuan jenazah tersebut melalui layanan darurat 110. Polisi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan paspor korban sebagai identitas resmi untuk keperluan koordinasi diplomatik.
“Kami langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan, memeriksa lokasi kejadian, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan Konsulat Swiss sesuai paspor yang ditemukan di tempat kejadian perkara,” ujar AKP I Gede Alit Darmana, Senin (23/2/2026). Hingga saat ini, fokus utama petugas adalah memastikan tidak adanya unsur tindak pidana dalam insiden tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh tenaga medis, pihak kepolisian menyatakan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Namun, kepolisian tetap membuka peluang untuk melakukan autopsi guna memastikan penyebab medis di balik kematian mendadak pria berkebangsaan Eropa tersebut. Kepastian autopsi masih menunggu persetujuan dari pihak Konsulat Swiss.
Secara terpisah, Direktur RSUD Negara, I Gusti Ngurah Agung Putu Arisantha, membenarkan bahwa jenazah WNA tersebut telah dievakuasi ke fasilitas medis yang dipimpinnya. Jenazah tiba di rumah sakit pada Senin dini hari sekitar pukul 01.00 Wita setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan awal di Puskesmas I Pekutatan.
“Saat ini status jenazah masih titipan dari Polres Jembrana. Berdasarkan data yang kami terima, korban merupakan warga negara Eropa, tepatnya Swiss,” jelas Agung Putu Arisantha. Pihak rumah sakit kini menyiagakan fasilitas pemulasaraan jenazah sambil menunggu keputusan dari pihak kepolisian dan otoritas negara asal korban.
Polres Jembrana terus menjalin komunikasi intensif dengan Kedutaan Besar Swiss untuk menangani proses pemulangan jenazah serta menginformasikan kejadian ini kepada pihak keluarga. Investigasi di lokasi kejadian masih terus didalami guna memastikan kronologi aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia di penginapan tersebut. *R105






