Lokapalanews.id | Denpasar – Bank Rakyat Indonesia melalui Program BRI Peduli menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi 500 warga di Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan sosial ini juga dirangkaikan dengan penanaman 100 pohon produktif sebagai upaya mendukung kesehatan masyarakat sekaligus pelestarian lingkungan.
Program ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI yang berfokus pada pilar sosial dan lingkungan, khususnya peningkatan akses layanan kesehatan dasar serta penguatan kesadaran keberlanjutan lingkungan di tingkat masyarakat desa.
Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga konsultasi kesehatan umum yang dilakukan tenaga medis profesional. Kegiatan ini disambut antusias warga karena memberikan kemudahan akses layanan kesehatan tanpa biaya.
Selain layanan kesehatan, BRI juga menyerahkan 100 bibit pohon produktif kepada pemerintah desa untuk ditanam dan dikelola bersama masyarakat. Jenis pohon yang diberikan antara lain mangga, durian, jambu, dan kelengkeng yang diharapkan memberi manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga.
Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan yang menyeluruh terhadap masyarakat.
“Melalui Program BRI Peduli, kami ingin menghadirkan manfaat nyata, tidak hanya dalam peningkatan kesehatan masyarakat tetapi juga dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Perbekel Desa Sumerta Kelod, I Gusti Ketut Anom Suardana, mengapresiasi kontribusi BRI yang dinilai selaras dengan program pembangunan pemerintah daerah.
“Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat membantu masyarakat, dan penanaman pohon produktif akan memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta kesejahteraan warga,” katanya.
Ke depan, sinergi antara sektor perbankan, pemerintah, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat guna mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.*pri






