--- / --- 00:00 WITA

G20 AS: Pangkas Regulasi dan Fokus ke “Back to Basic”

Sherpa G20 Indonesia Edi Pambudi saat melakukan pertemuan bilateral dengan Sherpa G20 Amerika Serikat Emory Cox di Washington, D.C., membahas arah baru kebijakan ekonomi G20 2026.

Lokapalanews.id | Amerika Serikat secara resmi memulai arah baru forum G20 dengan mengusung filosofi “Back to Basic”. Dalam Pertemuan Sherpa G20 pertama di Washington, D.C., 15-16 Desember 2025, AS menegaskan akan mengembalikan fokus forum pada inti pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan global, sembari memangkas birokrasi internal organisasi.

Sherpa G20 AS, Emory Cox, menyatakan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, presidensi tahun ini akan mengedepankan tiga pilar utama: pelepasan kemakmuran ekonomi melalui pembatasan beban regulasi, penyediaan opsi energi terjangkau, serta kepeloporan dalam inovasi teknologi. Langkah ini diambil untuk memastikan G20 menghasilkan dampak ekonomi nyata bagi negara anggota.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Untuk mencapai efisiensi, AS melakukan perampingan struktur secara signifikan. Presidensi kali ini hanya akan menyelenggarakan empat Working Group (WG), berkurang drastis dari tahun-tahun sebelumnya. Keempat kelompok kerja tersebut adalah Growth and Deregulation (Jalur Keuangan), serta Energy Abundance, Innovation, dan Trade (Jalur Sherpa).

Pemerintah Indonesia, melalui Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian, Edi Pambudi, menyatakan dukungannya terhadap efisiensi tersebut. Dalam pertemuan bilateral dengan Emory Cox, Edi menekankan bahwa prioritas AS selaras dengan agenda pembangunan inklusif dan transisi energi Indonesia.

Namun, Indonesia memberikan catatan kritis agar isu-isu krusial terkait pembangunan berkelanjutan tetap diakomodasi dalam diskusi, meskipun tidak memiliki kelompok kerja khusus. Edi juga mengingatkan bahwa G20 tetap merupakan forum yang berpijak pada prinsip konsensus antaranggota.

Rangkaian pertemuan ini merupakan persiapan menuju Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang dijadwalkan berlangsung pada 14-15 Desember 2026 di Trump National Doral Miami. Delegasi Indonesia dalam pertemuan ini turut melibatkan kementerian teknis guna memastikan kepentingan nasional terjaga dalam struktur baru yang lebih ramping ini. *R102