--- / --- 00:00 WITA
Ragam  

Krisis Kelistrikan Aceh: Banda Aceh Pulih, Empat Kabupaten Terkendala

Meski wilayah ibu kota provinsi telah normal pascabencana banjir dan longsor, proses pemulihan infrastruktur di empat kabupaten lainnya - Aceh Tamiang, Bener Meriah, Gayo, dan Aceh Tengah - masih terhambat oleh kendala teknis dan manajerial di lapangan.

Lokapalanews.id | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi pemulihan penuh beban kelistrikan sebesar 120 megawatt (MW) di Banda Aceh pada Jumat, 19 Desember 2025. Meski wilayah ibu kota provinsi telah normal pascabencana banjir dan longsor, proses pemulihan infrastruktur di empat kabupaten lainnya – Aceh Tamiang, Bener Meriah, Gayo, dan Aceh Tengah – masih terhambat oleh kendala teknis dan manajerial di lapangan.

Pemerintah melaporkan bahwa gangguan saat ini bukan bersumber dari ketersediaan daya pembangkit, melainkan kerusakan pada infrastruktur jaringan tegangan rendah. Hingga 17 Desember 2025, PT PLN (Persero) baru berhasil mengaktifkan kembali transmisi bertegangan 150 kilovolt (kV) pada jalur Pangkalan Brandan–Langsa. Keterlambatan pemulihan di wilayah pedalaman dipicu oleh belum rampungnya pemasangan tiang dan kabel akibat akses jalan yang terputus serta pertimbangan keamanan pada area yang masih terendam banjir.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Secara sistemik, keterlambatan ini menyoroti perlunya percepatan penguatan struktur jaringan di zona rawan bencana. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, seperti dikutip dari InfoPublik.id menyatakan bahwa stabilisasi sistem kelistrikan Aceh dilakukan secara bertahap pascaterhubungnya kembali dengan sistem besar Sumatera. Fokus utama organisasi saat ini adalah mempercepat perbaikan infrastruktur distribusi di wilayah terdampak guna memastikan pelayanan publik kembali stabil.

Meskipun pasokan di Banda Aceh telah kembali ke level prafatalitas, koordinasi intensif dengan pemerintah daerah masih diperlukan untuk mengatasi hambatan birokrasi dan logistik di lapangan. PLN menyiagakan personel 24 jam untuk melakukan pemulihan infrastruktur secara manual di lokasi-lokasi yang masih mengalami malfungsi jaringan bawah. *R101