--- / --- 00:00 WITA

Kemdiktisaintek dan DPR Godok Skema Student Loan dan Revisi UU Sisdiknas

Perwakilan Kemdiktisaintek dan Komisi X DPR RI saat melakukan Kunjungan Kerja Reses di Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Kamis (11/12/2025). Kunjungan ini bertujuan menyelaraskan isu strategis pendidikan tinggi, termasuk skema student loan dan revisi UU Sisdiknas.

Lokapalanews.id | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyelaraskan sejumlah isu strategis terkait pendidikan tinggi, riset, dan inovasi. Penyelarasan ini dilakukan dalam kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI ke Universitas Udayana (Unud), Denpasar, Bali, Kamis (11/12/2025).

Kunjungan ini bertujuan menghimpun masukan dan memantau implementasi berbagai kebijakan pemerintah di daerah, khususnya terkait dukungan pemerintah daerah terhadap perguruan tinggi, pelaksanaan Tridharma, serta efektivitas program seperti BOPTN dan KIP Kuliah.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menyebut kunjungan ke Unud berfokus pada evaluasi penyelenggaraan pendidikan tinggi, kebijakan riset, dan pelaksanaan kegiatan statistik.

“Komisi X DPR RI memberikan perhatian khusus pada dukungan pemerintah daerah terhadap perguruan tinggi, pelaksanaan Tridharma, peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan, serta efektivitas berbagai kebijakan nasional,” ungkap Esti.

Komisi X DPR RI sendiri tengah menggodok Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dengan pendekatan kodifikasi dan baru saja menyetujui RAPBN Tahun Anggaran 2026 untuk seluruh mitra kerjanya.

Plt. Inspektur Jenderal (Irjen) Kemdiktisaintek, Nur Syarifah, yang mewakili kementerian, mengungkapkan bahwa berbagai aspirasi perguruan tinggi di Bali telah menjadi bagian dari agenda transformasi sistem pendidikan tinggi nasional. Salah satu isu yang disorot adalah skema pinjaman mahasiswa (student loan) yang masih memerlukan pendalaman.

Plt. Irjen Nur menyebut Kemdiktisaintek terus meninjau praktik dari berbagai negara guna memastikan formulasi skema pembiayaan ini tepat, berkelanjutan, dan tidak membebani mahasiswa maupun institusi.

Dalam hal penguatan sumber daya manusia, Kemdiktisaintek juga tengah menyusun kebijakan yang membuka peluang bagi talenta dosen diaspora setara associate professor untuk berkarya di Perguruan Tinggi Swasta dan PTN Badan Hukum.

Baca juga:  ITB, UI, Unair Raih Predikat Unggul Simkatmawa 2025

Terkait akademik, Kemdiktisaintek menjamin kurikulum tetap memberikan ruang inovasi yang luas bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan muatan kewirausahaan dan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, selama memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan KKNI.

Rektor Unud, I Ketut Sudarsana, menyambut kunjungan ini sebagai momentum strategis untuk menyampaikan kondisi faktual dan tantangan pendidikan tinggi di Bali. “Kunjungan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan fungsi konstitusional DPR, khususnya dalam menyerap aspirasi dan merumuskan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan,” ungkap Rektor Unud. *R103

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."