--- / --- 00:00 WITA
Ragam  

Yayasan Dharma Susila Rilis Situs Web, Perkuat Transparansi dan Pendidikan Digital

Acara peresmian peluncuran situs web resmi YDS sebagai langkah transformasi digital dalam pelayanan umat dan pendidikan.

Lokapalanews.id | Yogyakarta – Yayasan Dharma Susila (YDS) resmi meluncurkan situs web lembaga sebagai langkah besar dalam memperkuat pelayanan umat, transparansi program, dan modernisasi pendidikan agama Hindu di tengah arus digitalisasi. Dalam acara peluncuran yang digelar belum lama ini, dihadiri oleh Pembimas Hindu DIY, Ketua PHDI DIY, Pinandita, dan tokoh masyarakat.

Ketua YDS, Prof. Dr. Wayan T. Artama, Minggu (16/11), menegaskan bahwa platform digital ini adalah langkah strategis untuk merespons perubahan zaman, menyebutnya sebagai “jendela baru bagi umat Hindu untuk mendapatkan informasi, pendidikan, dan inspirasi dharma dengan lebih luas dan cepat.”

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Situs web ini dirancang sebagai pusat integrasi informasi dan edukasi yang dapat diakses oleh umat kapan saja melalui laman https://yds-jogja.org/. Situs YDS akan memuat konten-konten berikut:

  • Informasi Kegiatan: Berita terbaru yayasan dan Pasraman Widya Dharma.
  • Program Dharma: Data mengenai pengabdian sosial dan kanal donasi.
  • Edukasi Digital: Artikel tentang agama Hindu yang diperkaya dengan konten tentang AI, SDGs, kesehatan lingkungan, dan literasi digital.

Pengurus bidang Teknologi Informasi YDS menekankan bahwa digitalisasi kini adalah kebutuhan, bukan lagi aksesoris. Situs web dibangun untuk menunjang transparansi dan akuntabilitas pelayanan yayasan, serta untuk menjangkau generasi muda yang tumbuh dalam ekosistem serba daring.

Transformasi Digital Pendidikan
Peluncuran situs web ini melengkapi berbagai inovasi digital dan pendidikan yang sebelumnya telah dikembangkan YDS, termasuk:

  • Pengembangan Sekolah Kecerdasan Buatan (AI).
  • Pendidikan SDGs dan literasi lingkungan.
  • Program moderasi beragama melalui kegiatan seni dan yoga.
  • Pasraman inklusif yang terbuka bagi non-Hindu.

Para tokoh yang hadir sepakat bahwa transformasi digital yang dilakukan YDS menjadi contoh bagi lembaga keagamaan untuk beradaptasi tanpa meninggalkan akar ajaran Dharma. Wayan T. Artama berharap situs web ini menjadi sarana penyebaran dharma yang tidak hanya informatif, tetapi juga inspiratif dan memberdayakan umat. *R101