--- / --- 00:00 WITA
Ragam  

Digitalisasi Salurkan BLT Kesra: Tanpa Antrean dan Tepat Sasaran

Menkomdigi Meutya Hafid saat memberikan sambutan serta penyerahan bantuan UMKM di KCP Pos Indonesia Blahkiuh, Bali, Minggu (2/11/2025). Foto: Ahmad Tri Hawaari/Komdigi.

Lokapalanews.id | Jakarta – Jutaan keluarga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) kini dapat menerima hak mereka dengan lebih cepat dan aman berkat penerapan sistem digital oleh pemerintah. Sistem baru ini menghapus antrean panjang yang sebelumnya harus dialami para penerima di kantor pos.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, upaya digitalisasi penyaluran ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan dan menjamin BLT sampai tepat sasaran, termasuk ke wilayah terpencil.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

“Sekarang penerima bansos tidak harus antre mengular karena sudah menggunakan sistem undangan, dan pelayanannya pun cepat,” ujar Meutya saat meninjau Kantor Layanan Pos Universal (LPU) Blahkiuh, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (2/11/2025).

Pemerintah juga memastikan bahwa semua penerima akan mendapatkan bantuannya, termasuk bagi yang berhalangan hadir. Meutya menegaskan, bagi penerima yang tidak dapat datang ke titik pembagian, bantuan akan diantar langsung ke rumah mereka.

Dari total 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM) BLT Kesra, sekitar 17 hingga 18 juta keluarga menerima bantuan melalui jaringan PT Pos Indonesia. Skala penerima yang besar ini menuntut PT Pos Indonesia memaksimalkan digitalisasi untuk efisiensi dan percepatan layanan.

“Dengan skala sebesar 35 juta penerima, layanan pos harus terus memperkuat sistem digital agar distribusi bantuan berlangsung efisien dan tanpa hambatan,” jelasnya.

Plt. Direktur Utama PT Pos Indonesia Haris menjelaskan, dengan sistem yang terintegrasi, penerima bantuan cukup mendatangi Kantor Pos dengan membawa surat undangan ber-barcode khusus yang telah dikirim ke alamat masing-masing dan identitas pribadi.

“Nanti petugas kami akan mengecek melalui aplikasi, jika sesuai, BLT akan langsung dibayarkan,” ujarnya. Haris menambahkan, Pos Indonesia telah bertransformasi menjadi perusahaan logistik modern dan penyedia layanan keuangan, salah satunya melalui penyaluran bantuan sosial pemerintah dengan dukungan teknologi digital. *R103